News

Jaksa Agung Berharap Sidang Virtual Dimasukkan dalam Hukum Acara Pidana

Sidang virtual perkara pidana yang digelar selama pandemi Covid-19 dapat dikukuhkan dalam perundang-undangan hukum acara pidana.


Jaksa Agung Berharap Sidang Virtual Dimasukkan dalam Hukum Acara Pidana
JPU membacakan tuntutan hukuman mati kepada terdakwa (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Sidang virtual perkara pidana yang digelar selama pandemi Covid-19 dapat dikukuhkan dalam perundang-undangan hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia.

“Persidangan secara virtual merupakan solusi dan inovasi serta terobosan yang dilakukan jajaran kejaksaan menghadapi pandemic Covid -19,” ujar Jaksa Agung Burhanuddin melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Simanjuntak, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (7/3/2021).

Jaksa Agung Burhanuddin menuturkan, sejak awal Covid -19 masuk Indonesia pada Maret 2020, Kejaksaan berinovasi mencari solusi bagaimana persidangan tetap dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan. Burhanuddin kemudian keluarkan Instruksi Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang persidangan online.

“Karena bagaimanapun terdapat hak para pencari keadilan yang harus kita jaga,” kata Jaksa Agung.

Instruksi tersebut menekankan penyelesaian persidangan harus tetap dilaksanakan menggunakan media online yaitu menggunakan video conference.

Langkahnya mendapat dukungan stakeholders terkait seperti Mahkamah Agung yang juga mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 4 Tahun 2020 yang menekankan agar dilakukan persidangan melalui video conference.

“Artinya MA pun sepakat selama masa pandemi covid-19, persidangan harus tetap dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan,” ucap Burhanuddin.

Adapun sidang melalui vicon dilakukan di tiga tempat yang saling terhubung secara online. Untuk jaksa berada di Kantor Kejaksaan Negeri, Hakim di Pengadilan Negeri, dan Terdakwa di Lembaga Pemasyarakatan.

Berdasarkan rekapitulasi satker Kejari dan Cabang Kejari di seluruh Indonesia persidangan melalui vicon telah digelar 573.953 persidangan dari kurun waktu 29 Maret 2020 hingga 11 Februari 2021. Sedangkan tahapa dua secara online sebanyak 4.967 kali. []

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu