News

Jakarta Resmi Terapkan SIKM, Ini Orang-orang yang Boleh Mudik Lebaran 2021

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menerapkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga yang ingin bepergian keluar Jakarta jelang lebaran tahun ini.


Jakarta Resmi Terapkan SIKM, Ini Orang-orang yang Boleh Mudik Lebaran 2021
Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo (Akurat.co/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menerapkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi  warga yang ingin bepergian keluar Jakarta jelang lebaran tahun ini.

Pemberlakuan SIKM seiring terbitnya Surat Edaran dari Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Ramadan 1442 Hijriah.  

"Terkait dengan SIKM untuk penerapannya tentu kami akan mengikuti sebagaimana ditetapkan oleh Ketua Satgas yang sudah dituangkan ke dalam SE No 13/2021. Di mana bagi yang memiliki keperluan mendesak atau kebutuhan penting terkait kesehatan dan keselamatan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Dalam Surat Edaran itu ditegaskan, warga yang boleh pulang kampung jelang lebaran adalah kelompok masyarakat yang bekerja atau melakukan perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

Syafirin mengatakan,  kelompok masyarakat yang dikecualikan ini mesti mengurus SIKM sebelum pergi keluar kota. Pengurusan surat bisa di kantor kelurahan terdekat dengan menunjukan bukti punya keperluan mendesak di kampung halaman.

Prosedur tersebut sedikit berbeda dengan penerapan SIKM pada mudik lebaran tahun lalu. Di mana surat izin ini bisa diurus secara online di situs resmi Pemprov DKI, corona.jakarta.go.id 

"Tahun ini sesuai dengan SE Ketua Satgas maka yang bersangkutan bisa langsung ke kelurahan setempat, sesuai dengan  domisili," tuturnya.

Syafrin menjamin pengurusan SIKM ini tidak memakan waktu lama, selama dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap. Bahkan kata dia dokumen bisa langsung diterbitkan dalam satu atau dua jam saja.

"Untuk Jakarta sehari juga bisa diterbitkan selama yang bersangkutan bisa menunjukan ada misalnya ada kedukaan. Acara tidak diperbolehkan. Sudah ditetapkan dalam SE 13 apa saja yang diperbolehkan. Ada kedukaan, mengantar orang sakit," tuntasnya.[]