News

Jakarta PPKM Level 2, Wagub Ariza: Tempat Terbaik adalah di Rumah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kembali mengajak masyarakat untuk kembali mengurangi mobilitas di luar rumah.


Jakarta PPKM Level 2, Wagub Ariza: Tempat Terbaik adalah di Rumah
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

AKURAT.CO Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kembali mengajak masyarakat untuk kembali mengurangi mobilitas di luar rumah. Cepatnya penularan varian Omicron membuat pemerintah mengimbau sektor perkantoran untuk menerapkan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH).

"Sekali pun Omicron itu tidak berbahaya sebagaimana varian lain dan sekali pun vaksin kita sudah lebih dari 120 persen, bahkan booster kita juga cepat, dan akan ada percepatan terkait booster, tapi kami meminta masyarakat memastikan tempat yang terbaik adalah di rumah," katanya di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/1/2022) malam.

Jadi, kata dia, sesuai dengan aturan yang berlaku pada PPKM level 2, sektor perkantoran diharapkan mendukung penuh kebijakan itu untuk mencegah penularan varian Omicron. Dia mengatakan, pemerintah telah mengatur soal pengaturan kerja pada saat pemberlakuan PPKM level 2.

baca juga:

"Jadi prinsipnya kami meminta, sejauh pekerjaan dapat dikerjakan di rumah, kami minta kerjakan di rumah seperti yang disampaikan Pak Jokowi, Pak Luhut, Pak Gubernur (Anies Baswedan), semua mengingatkan kita harus lebih hati-hati walaupun Jakarta masuk di level 2 tapi ada peningkatan Omicron," katanya. 

Dia memastikan akan ada monitoring dan pengawasan petugas terhadap pelaksanaan aturan selama PPKM level 2 berlangsung. Sebab, tujuan utama pengetatan adalah untuk memutus penularan virus dan varian-varian yang ada. 

"Kami minta aparat jajaran semua bekerja sama memonitoring untuk memastikan semua unit kegiatan berjalan sesuai aturan PPKM level 2," katanya.

Dia juga mengingatkan melonjaknya kasus Omicron di Jakarta belakangan ini. Kedisiplinan warga sangat menentukan tertular atau tidak. Sebab, meskipun telah divaksin lengkap, masih sangat mungkin tertular Covid-19. 

"Kita minta masyarakat tetap waspada hati-hati dan juga laksanakan prokes secara disiplin dan ketat," katanya. []