News

Jakarta Kekurangan Blangko KTP, Warga Diminta Tidak Panik 

Jakarta Kekurangan Blangko KTP, Warga Diminta Tidak Panik 
Ilustrasi perekaman KTP Elektronik. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

AKURAT.CO DKI Jakarta mengalami kekosongan blangko KTP Elektronik, sebagaimana juga terjadi di sejumlah provinsi.

"Kekosongan blangko KTP-el saat ini merata di Indonesia dan warga masyarakat agar lebih bersabar lagi untuk mendapatkan KTP-el," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dalam keterangan, Rabu (30/11/2022). 

Menurut dia, saat ini utang cetak KTP-el di seluruh wilayah Jakarta sebanyak 17.535 lembar, sedangkan ketersediaan blangko sekitar 958 lembar. 

baca juga:

"Hingga saat ini utang cetak terbesar terdapat di wilayah Jakarta Timur, sekitar 7.057 lembar. Hal tersebut karena jumlah penduduk di Jakarta Timur sangat banyak dibandingkan wilayah lainnya," jelas Budi. 

Meskipun mengalami kekosongan blangko, Disdukcapil meminta warga untuk tidak panik. Pihaknya akan menerbitkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau surat keterangan (suket) pengganti KTP-el yang membuktikan seorang penduduk sudah melakukan perekaman KTP-el dan telah terdata dalam database. 

"Suket tersebut dipastikan resmi, bisa dimanfaatkan sebagai pengganti identitas sebelum KTP-el yang bersangkutan diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dalam rangka menjaga pelayanan dokumen kependudukan tetap berjalan," ujar Budi.

Dia menambahkan, Suket Pengganti KTP-el dan IKD dikeluarkan oleh Disdukcapil DKI Jakarta dengan mengikuti surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri Nomor 471.13/17740/Dukcapil tahun 2022.

"Kepada warga masyarakat, bagi yang belum melakukan perekaman data segera datang ke loket-loket layanan Dukcapil kelurahan untuk melakukan perekaman dan pendaftaran KTP-el," demikian Budi.