News

Jakarta, Jabar dan Banten Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, PPKM Bisa Dievaluasi Kembali!

Wiku Adisasmito meminta tiga kepala daerah Jakarta, Jabar dan Banten untuk meningkatkan pengawasan disiplin protokol kesehatan (Prokes). 


Jakarta, Jabar dan Banten Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, PPKM Bisa Dievaluasi Kembali!
Juru Bicarakan Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

AKURAT.CO,  Akumulasi kasus Covid-19 di seluruh Indonesia perlahan merangkak naik. Tiga provinsi aglomerasi Jabodetabek disebut sebagai provinsi penyumbang kasus terbanyak di Indonesia. Ketiganya yaitu Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta tiga kepala daerah provinsi tersebut untuk meningkatkan pengawasan disiplin protokol kesehatan (Prokes). 

"Seperti kita ketahui kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan, bahkan hingga mencapai 7 ribu kasus dalam sehari. Kenaikan kasus ini didominasi dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten serta kabupaten dan kota aglomerasi Jabodetabek," kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (27/1/2022).

baca juga:

Selain itu, dia juga mendorong percepatan vaksinasi bagi lansia dan kelompok usia rentan lainnya. 

"Untuk itu saya minta kepada seluruh Pemda khsusunya daerah yang saya sebutkan untuk meningkatkan pengawasan Prokes dan terus mengupayakan vaksinasi, khususnya untuk lansia dan masyarakat dengan komorbit," katanya. 

Dia juga mendorong para kepala daerah penyumbang kasus terbanyak untuk mengevaluasi PPKM di daerah masing-masing. Bila diperlukan, kebijakan pembatasan yang saat ini diberlakukan bisa dievaluasi kembali. 

"Lakukan evaluasi pada pengaturan kegiatan masyarakat saat ini dan lakukan penyesuaian atau perubahan jika diperlukan," katanya. 

Dia menambahkan, terkait kasus Omicron, sejak kemunculannya pertama kali di Indonesia pada tanggal 16 Desember 2021 hingga saat ini, dalam kurun waktu 6 minggu telah terdeteksi sebanyak 1.766 kasus di Indonesia. 

"Jika dibandingkan dengan kurun waktu yang sama, jumlah total penambahan kasus positif Covid-19 adalah sebesar 41.549 kasus artinya varian Omicron yang terdeteksi sejauh ini menyebabkan 4.25 persen dari total keseluruhan kasus positif di Indonesia," ungkapnya.[]