News

Jaga Stabilitas, Pemerintah Rusia dan Pakistan Berkoordinasi Terkait Afganistan

Berkoordinasi demi jaga stabilitas


Jaga Stabilitas, Pemerintah Rusia dan Pakistan Berkoordinasi Terkait Afganistan
Vladimir Putin dan Imran Khan (dailytimes.com.pk)

AKURAT.CO, Pemimpin Pakistan dan Rusia sedang berkoordinasi untuk menyatakan posisinya dalam situasi di Afganistan. Pernyataan tersebut secara resmi dikeluarkan oleh perwakilan kedua pemerintahan menjelang pertemuan Shanghai Cooperation Organisation (SCO), minggu ini. 

Pernyataan tersebut juga menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan telah melakukan pembicaraan tersebut pada hari Selasa (14/9) lalu. 

“Sambil bertukar pendapat terkait situasi di Afganistan, kedua pihak menyampaikan minat mereka untuk mengoordinasikan pendekatan kedua negara demi melakukan stabilisasi,” jelas pernyataan singkat Rusia.

Pernyataan pemerintah Pakistan terkait pertemuan tersebut juga menyatakan bahwa koordinasi dan konsultasi yang lebih mendalam antara Pakistan dan Rusia terkait situasi yang terus berubah di Afganistan sangatlah penting. 

Dalam pernyataan tersebut, Imran Khan, juga menyatakan bahwa fokus terus ditingkatkan terkait kebutuhan untuk menjaga kedamaian dan stabilitas di Afganistan dan apa yang diharapkan oleh Pakistan dari komunitas internasional terkait hal ini. 

“Perdana Menteri Imran Khan menegaskan pentinganya komunitas internasional untuk tetap terhubung dengan Afganistan. Ia juga menekankan bahwa penduduk Afghanistan tidak boleh diabaikan di situasi krusial ini,” jelas pernyataan Pakistan. 

Khan juga menyerukan untuk segera memberikan bantuan kemanusiaan kepada Afganistan dan berbagai langkah untuk menghindari krisis ekonomi. 

Pada hari Senin (13/9) lalu, donor internasional telah memberikan bantuan senilai lebih dari USD 1 miliar dalam bentuk bantuan kemanusiaan kepada Afganistan untuk mengatasi kelaparan dan kemiskinan sejak Taliban mengambil alih Afganistan bulan lalu. 

Sebelumnya, Agensi Pangan Dunia telah memberikan peringatan bahwa lebih dari 14 juta penduduk Afganistan bisa terperosok dalam jurang kelaparan jika bantuan tidak secepatnya diberikan. 

Sementara itu, US Federal Reserve, Bank Dunia, dan Dana Moneter Internasional (IMF) terus melakukan pembekuan terhadap aset Afghanistan, sebagai sebuah langkah yang perlu dilakukan setelah Taliban melakukan akuisisi kekuasaan terhadap pemerintah terppilih Afganistan pada bulan Agustus lalu. []