News

Jaga Stabilitas Harga, DPRD Bangka Sarankan Pemda Lakukan Operasi pasar

DPRD Bangka menyarankan pemerintah daerah setempat melalui dinas terkait melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga


Jaga Stabilitas Harga, DPRD Bangka Sarankan Pemda Lakukan Operasi pasar
Petugas sedang membungkus bawang merah dalam operasi pasar 'Gelar Gula Pasir dan Bawang Merah Murah' di Toko Tani Indonesia Center, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2020). Toko Tani Indonesia Center (TTIC) menggelar operasi pasar murah di seluruh Indonesia pada tanggal 18-22 Mei 2020. Menurut Kepala Bidang Distribusi Pangan TTIC, Inti Pertiwi, hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat ketika gula pasir dan bawang merah sedang naik harganya. Adapun harga yang dijual (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Ketua Komisi II DPRD Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jumadi menyarankan pemerintah daerah setempat melalui dinas terkait melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga komoditi kebutuhan pokok masyarakat.

"Saya menyarankan pemerintah daerah perlu melakukan operasi pasar di sejumlah tempat karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya akan terjadi lonjakan beberapa jenis kebutuhan pangan pokok di tingkat pedagang pengecer selama bulan Ramadhan," katanya di Sungailiat, Selasa, (20/4/2021).

Menurutnya, operasi pasar atau bazar pasar murah juga harus memperhatikan kondisi pandemi COVID-19 yang saat ini belum reda. Operasi pasar harus tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan harapan kebutuhan masyarakat tercukupi namun kesehatan juga terjaga.

Progres data laporan kebutuhan pangan masyarakat dari Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan kata dia, masih menunjukan stok aman meskipun sebagian besar pangan masyarakat di Bangka Belitung dipasok dari luar pulau Bangka.

"Laporan yang kami terima secara berkala, menunjukan stok kebutuhan pangan masyarakat masih relatif cukup aman sampai beberapa minggu atau bulan kedepan," jelasnya.

Selain operasi pasar kata Jumadi minta pemerintah daerah dapat meningkatkan koordinasi baik dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) serta sejumlah distributor untuk memastikan ketersediaan stok pangan agar jangan sampai terjadi keterlambatan pasokan disaat masyarakat sedang membutuhkan.

"Koordinasi dibutuhkan sehingga pasokan kebutuhan pangan yang disalurkan oleh distributor ke pedagang pengecer di pasar tradisional dapat berjalan lancar," katanya. []

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu