Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga Cabai, Begini Analisis dan Perhitungan Kementan

Badan Ketahanan Pangan Kementan: Selama ini pemerintah sudah melakukan analisis dan berbagai perhitungan untuk menjaga stabilitas harga komoditas utama.


Jaga Stabilitas Harga Cabai, Begini Analisis dan Perhitungan Kementan
Pedagang memilah cabai rawit merah yang dijajakannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (15/1/2020). Menurut pedagang, harga cabai di wilayah Jakarta mengalami kenaikan secara variatif seperti cabai keriting dari Rp55 ribu menjadi Rp70 ribu per kg dan cabai rawit merah dari Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kg. Hal tersebut terjadi karena minimmya pasokan dari petani akibat tingginya curah hujan.

AKURAT.CO Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengatakan, selama ini pemerintah sudah melakukan analisis dan berbagai perhitungan untuk menjaga stabilitas harga komoditas utama seperti cabai, baik dari sisi produsen maupun dari sisi konsumen.

"Secara nasional ketersediaan pangan kita aman. Bahkan pemerintah sudah melakukan perhitungan sampai bulan Mei atau pasca Lebaran. Tentu kewajiban kami adalah menjaga harga di tingkat produsen maupun konsumen. Dua hal ini yang kita jaga bersama jajaran Kemendag," kata Agung lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Perhitungan yang dimaksud, kata Agung adalah dengan melakukan intervensi pemerintah di saat kondisi harga mulai tidak stabil. Salah satunya dengan memobilisasi daging dari sentra produksi sampai ke pasar.

baca juga:

"Begitu iuga dengan komoditas cabai yang naik karena faktor cuaca. Kami intervensi sehingga masyarakat bisa membelinya dengan harga yang murah. Dan kami pastikan dalam waktu dekat ini harga cabai akan turun," katanya.

Di samping itu, pemerintah secara rutin memonitoring situasi dan pergerakan harga di lapangan yang dilakukan selama 2 minggu sekali. 

Hasil monitoring ini selanjutnya dicocokkan dengan data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS).

"Oleh karena itu segala macam upaya kita lakukan. Secara continue kita melakukan pertemuan rutin dan melakukan intervensi antar lembaga pemerintah, sehingga kenaikan yang terjadi tidak lebih dari 10 persen," katanya.

Melansir dari laman PIHPS, harga cabai di pasar tradisional Indonesia mengalami penurunan tipis dengan cabai rawit merah turun 2,47 persen  menjadi Rp85 ribu/kg. Kemudian harga cabai merah keriting turun 1,26 persen menjadi kisaran Rp50.750/kg.

Adapun harga cabai merah besar naik tipis sebesar 0,58 persen di kisaran Rp51.600/kg dan cabai rawit hijau naik 0,26 persen menjadi kisaran Rp57.450/kg. []

Wayan Adhi Mahardika

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu