A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'tag' of non-object

Filename: helpers/post_helper.php

Line Number: 808

Backtrace:

File: /var/www/akurat-web/application/helpers/post_helper.php
Line: 808
Function: _error_handler

File: /var/www/akurat-web/application/controllers/Home_controller.php
Line: 1347
Function: metatagging

File: /var/www/akurat-web/application/controllers/Home_controller.php
Line: 668
Function: set_meta

File: /var/www/akurat-web/application/controllers/Home_controller.php
Line: 210
Function: post

File: /var/www/akurat-web/index.php
Line: 376
Function: require_once

Jaga Situasi Pandemi, Politisi Golkar Ini Minta Pemerintah Tolak Kedatangan WN India
News

Jaga Situasi Pandemi, Politisi Golkar Ini Minta Pemerintah Tolak Kedatangan WN India

Pemerintah bisa mempertimbangkan izin masuknya WN India ke Indonesia


Jaga Situasi Pandemi, Politisi Golkar Ini Minta Pemerintah Tolak Kedatangan WN India
Juru Bicara Partai Golkar Christina Aryani (Report Wire)

AKURAT.CO, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Christina Aryani meminta Pemerintah untuk menolak kedatangan warga negara (WN) India yang eksodus ke Indonesia.

"Pemerintah bisa mempertimbangkan untuk sementara menolak kedatangan tersebut hingga situasi disana lebih teratasi," tegas Christina sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulis, Jumat (23/4/2021).

"Ini jamak dilakukan oleh negara-negara untuk melindungi warga negaranya," sambungnya.

Selain itu, Christina juga mendorong Pemerintah untuk segera membahas potensi influx ini dan mengambil sikap untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) di dalam negeri.

"Yang sudah ada disini tentunya mengikuti prokes yang berlaku sebagaimana saya sampaikan diatas," tandasnya.

Seperti diketahui, Masuknya WNA India beramai-ramai ke Indonesia disampaikan Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Benget, dalam rapat bersama tim Satgas COVID-19 Riau.

Rapat berlangsung di Balai Serindit, yang dipimpin langsung Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Gubernur Riau Syamsuar.

"Pertama, terkait ada kedatangan WNI dan WNA, kemarin sudah banyak warga India masuk ke Indonesia, banyak sekali," tegas Bengat di Pekanbaru, Rabu (22/4/2021).

Dalam catatannya, WNA asal India datang ke Indonesia melalui jalur udara. Mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dan dilakukan karantina oleh Kemenkes.

"Kami hari ini telah lakukan pemantauan perketat, karena informasi ada eksodus. Jadi untuk di Soekarno-Hatta, kami telah minta mereka tempatkan satu hotel biar mudah mengawasi," kata Bengat.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu