Ekonomi

Jaga Pasokan, Pemerintah Siapkan 300 Ribu Ton Migor Curah

Rachmat Kaimuddin mengatakan dengan jelas bila pasokan sebanyak 300 ribu ton tersebut didapat dari kebijakan Domestik Market Obligation (DMO).


Jaga Pasokan, Pemerintah Siapkan 300 Ribu Ton Migor Curah
Pekerja beraktivitas di salah satu agen minyak goreng curah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (26/5/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 300 ribu ton minyak goreng curah untuk jangka waktu satu bulan. Pemerintah melakukan hal tersebut untuk tetap menjaga pasokan tetap aman, sehingga harga masih terjangkau oleh masyarakat.

Menurut pernyataan Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Bidang Pengembangan Teknologi Berkelanjutan, Rachmat Kaimuddin mengatakan dengan jelas bila pasokan sebanyak 300 ribu ton tersebut didapat dari kebijakan Domestik Market Obligation (DMO).

Sedangkan untuk kebutuhan minyak goreng nasional sendiri adalah sekitar 230 ribu ton per bulannya, yang menurutnya jumlah tersebut 50 persen lebih banyak dari rata-rata penggunaan selama ini.

baca juga:

"Kami minta eksportir untuk berkorban dan membantu. Saat ini jumlahnya 300 ribu per bulan, atau 3,6 juta per tahun, kita kasih lebih 50 persen untuk supaya jumlahnya mencukupi. Kalau pas-pasin jadi langka," Kata Rachmat dalam Konferensi Pers Sosialisasi Minyak Goreng, Selasa (28/6/2022)

Meskipun memenuhi kebutuhan bulanan, ia menyebut jika 300 ribu ton bukan jumlah yang tidak terbatas atau unlimited.Oleh karena itu, perlu diberlakukan kebijakan pembatasan sebanyak 10 kilogram per hari.

Kemudian, Rachmad juga mengatakan bahwa ketersediaan minyak akan terus di alokasikan untuk kebutuhan masyarakat, karena menurutnya kebutuhan masyarakat sendiri berbeda-beda.

Ia pun juga mengatakan bahwa ketersediaan minyak bukan untuk diselundupkan atau ditimbun, taoi dibagikan.

Ia menambahkan kebutuhan masyarakat berbeda-beda, antara perorangan, penjual gorengan, warung makan, dan lain-lain. Hal ini perlu diatur untuk memastikan harga tetap Rp14 ribu per liter.

Pemerintah pun akan memantau pembelian minyak goreng curah supaya tak ada aksi pemborongan.