Lifestyle

Jaga Mood dan Mental di Bulan Puasa dengan Tubuh yang Terhidrasi

Menjalani puasa di tengah pandemi  Covid-19 bukan hanya menantang secara fisik, tetapi juga mental.


Jaga Mood dan Mental di Bulan Puasa dengan Tubuh yang Terhidrasi
Webinar Melindungi Diri dan Raih Kemenangan Ramadan bersama AQUA

AKURAT.CO, Menjalani puasa di tengah pandemi Covid-19 bukan hanya menantang secara fisik, tetapi juga mental. Dilansir dari hasil penelitian tentang Risiko Global 2021, ditemukan bahwa sebanyak 80 persen anak muda di seluruh dunia tercatat mengalami penurunan kondisi kesehatan mental dan 70 persen orang tua kelelahan mengasuh anak selama pandemi Covid-19.

“Mengakui bahwa pada Ramadan kali ini kita masih menghadapi tantangan secara mental merupakan langkah pertama untuk mengatasi masalah, dan lebih membuka diri untuk melindungi Ramadan kita,” kata psikolog Analisa Widyaningrum dalam webinar Aqua Ramadan Talkshow, Selasa, (20/4/2021).

Untuk mengatasi masalah ini, Analisa Widyaningrum pun menyarankan agar masyarakat mendapatkan tidur yang berkualitas agar tidak memengaruhi suasana hati (mood) dan mental. 

“Punya kualitas tidur yang baik, itu adalah siklus yang paling bagus bagi tubuh supaya mood kita bagus,” jelasnya.

Selain tidur yang berkualitas, asupan gizi juga tak kalah pentingnya untuk menjaga kondisi mood dan mental. Salah satu asupan paling penting saat berpuasa adalah air.

Seperti diketahui, 75 persen otak manusia terdiri dari air. Apabila  kehilangan sedikitnya 2 persen saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi kinerja tubuh dan memengaruhi suasana hati (mood).

Setiap harinya, tubuh membutuhkan sedikitnya dua liter atau kurang lebih delapan gelas air bagi rata-rata orang dewasa. Karena tidak bisa minum di siang hari ketika berpuasa, pemenuhan kebutuhan air tubuh dilakukan dengan minum dua gelas air saat berbuka, empat gelas air setelah makan malam hingga menjelang tidur, dan dua gelas air lagi ketika sahur.

“Studi menunjukkan bahwa selama berpuasa, tubuh manusia cenderung lebih mudah mengalami dehidrasi. Itulah mengapa, kita perlu memperhatikan kecukupan asupan air saat sahur, berbuka, dan sepanjang malam,” ujar Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) dalam kesempatan yang sama.

Selain kuantitasnya, kamu juga wajib memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi. Pastikan air minum itu datang dari sumber yang terlindungi dan prosesnya sesuai dengan standar pemerintah.

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co