News

Jadi yang Pertama di Dunia, Selandia Baru Kenalkan RUU Iklim untuk Bisnis Finansial

Selandia Baru telah memperkenalkan RUU yang mewajibkan bisnis-bisnis finansial untuk melapor dampak perubahan iklim terhadap bisnis mereka.


Jadi yang Pertama di Dunia, Selandia Baru Kenalkan RUU Iklim untuk Bisnis Finansial
Selandia Baru telah menjadi negara pertama yang memperkenalkan aturan yang mewajibkan bank, perusahaan asuransi, hingga manajer investasi untuk melapor dampak perubahan iklim pada bisnis mereka (Free Malaysia Today)

AKURAT.CO, Selandia Baru telah memperkenalkan RUU yang mewajibkan bisnis-bisnis finansial untuk melapor dampak perubahan iklim terhadap bisnis mereka.

Diwartakan Reuters, RUU yang diluncurkan Selandia Baru itu adalah yang pertama di dunia, dan ditujukan untuk menuju emisi karbon nol persen pada tahun 2050.

Seperti diungkap Menteri Perubahan Iklim James Shaw, RUU itu nantinya akan menyasar para pemangku industri keuangan seperti manajer investasi, asuransi serta bank yang nilai asetnya mencapai lebih dari Rp10 triliun.

Sementara, jumlah bisnis keuangan yang mempunyai nilai aset sebesar itu di Selandia Baru mencapai sekitar 200 perusahaan.

"Semua bank dan perusahaan asuransi dengan total aset lebih dari 1 miliar dolar Selandia Baru (Rp10,2 triliun), dan semua penerbit ekuitas dan utang yang terdaftar di bursa saham negara harus melakukan melapor.

"Kami tidak bisa mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2050 kecuali sektor keuangan tahu apa dampak investasi mereka terhadap iklim.

"Undang-undang ini akan membawa risiko iklim dan pertahanan ke jantung pengambilan keputusan keuangan serta bisnis," ungkap Shaw dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa (13/4) waktu setempat.

RUU tersebut juga mengharuskan perusahaan keuangan untuk menjelaskan bagaimana mereka akan mengelola risiko serta peluang terkait dengan iklim.

RUU itu sendiri telah diperkenalkan ke parlemen negara dan diharapkan untuk menerima pembacaan pertama pada minggu ini.

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu