Ekonomi

Jadi Tonggak Perekonomian, Pentingnya Penyaluran Kredit Bagi UMKM

Sektor UMKM digadang-gadang menjadi tonggak perekonomian Indonesia agar bisa membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional


Jadi Tonggak Perekonomian, Pentingnya Penyaluran Kredit Bagi UMKM
Pekerja menyelesaikan pembuatan sepatu di Toko Pernas, yakni salah satu UMKM di Kuningan, Jakarta, Jumat (8/1/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Sektor UMKM digadang-gadang menjadi tonggak perekonomian Indonesia agar bisa membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa pertumbuhan kredit UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) kembali berada di zona ekspansi dengan pertumbuhan sebesar 1,93 persen (yoy) per Juli dan tumbuh 2,7 persen (yoy) pada bulan Agustus.

Dengan demikian, sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan usaha ekonomi rakyat, Bank Mayapada menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan platform pendanaan digital Modalku. Bentuk kerja sama yang dilakukan adalah dengan sistem penyaluran kredit sebesar Rp250 miliar melalui Modalku dengan peran Bank Mayapada sebagai pendana (lender) institusi.

“Kerja sama antara Bank Mayapada dengan Modalku menjadi salah satu langkah Bank Mayapada untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui akses permodalan, utamanya kepada masyarakat dari berbagai lini bisnis, khususnya kepada para pelaku," tutur Direktur Utama Bank Mayapada, Hariyono Tjahjarijadi.

Pihaknya optimis bahwa kerja sama dengan Modalku dapat memberikan kontribusi bagi para pelaku UMKM mengingat beberapa tahun terakhir ini fintech menjadi model bisnis yang memiliki keunggulan fleksibilitas, keamanan, dan efisiensi sehingga dapat saling melengkapi ekosistem keuangan di Indonesia.  

Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya mengatakan, sebuah kehormatan bagi Modalku dapat berkolaborasi dengan Bank Mayapada. Kami melihat adanya kesamaan visi dengan Bank Mayapada untuk memperluas akses permodalan.

" Hal ini menjadi kesempatan yang tepat bagi Modalku untuk bisa menjangkau lebih banyak UMKM serta berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan," terangnya.

Perjanjian kerja sama ini dilaksanakan di kantor Mayapada pada hari Selasa, 19 Oktober 2021.

Sebagai informasi, Modalku menyediakan akses pendanaan kepada UMKM mulai dari segmen mikro, termasuk pengusaha online serta segmen UKM yang sudah memiliki omzet yang lebih stabil. Modalku tidak hanya mendukung bisnis yang sudah memiliki izin usaha (PT/CV), namun juga bisnis perseorangan dengan variasi produk yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan UMKM.

Sampai saat ini, Grup Modalku telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp26,4 triliun kepada lebih dari 4,8 juta jumlah transaksi pinjaman UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand.[]