News

Jadi Tokoh Muda Trijaya, Arya Sandiyudha Ungkap Masyarakat Bisa Jadi Pahlawan, Caranya...

Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PMI DKI Jakarta Arya Sandiyuda terpilih menjadi salah satu dari 31 tokoh muda Trijaya tahun 2021.


Jadi Tokoh Muda Trijaya, Arya Sandiyudha Ungkap Masyarakat Bisa Jadi Pahlawan, Caranya...
Arya Sandiyudha (Tangkapan layar Youtube MNC Trijaya)

AKURAT.CO, Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PMI DKI Jakarta Arya Sandiyuda terpilih menjadi salah satu dari 31 tokoh muda Trijaya tahun 2021. Pengabdiannya pada kerja kemanusiaan selama ini turut berkontribusi besar di masa pandemi Covid-19.

Pada acara talkshow yang disiarkan langsung di Youtube MNC Trijaya, Rabu (15/9/2021), Arya banyak menceritakan kerja PMI sebagai salah satu sektor utama penanganan pandemi, khususnya di Ibu Kota. Dia mengatakan, pilihan kepahlawanan pada masa damai dalam bernegara adalah mengabdikan diri pada wilayah kemanusiaan atau humanitarian. 

"Pilihan kepahlawanan itu sekarang ada di wilayah kemanusiaan. Pilihan di masa perang atau war time (pilihannya adalah) bergabung bersama negara untuk membela negara. Pilihan di masa damai yaitu terlibat dalam pelayanan kemanusiaan. Secara pribadi, orang yang donor darah itu pahlawan kemanusiaan," katanya saat menyampaikan kalimat penutup pada talk show itu. 

Pada masa Pandemi Covid-19 , siapapun yang mendapatkan kesempatan untuk ikut terlibat menangani krisis kesehatan boleh disebut angkatan kemanusiaan. Pada sektor apapun ia terlibat. Pengalaman ikut aktif dalam menangani pandemi, kata dia, merupakan pengalaman yang sangat mahal. 

"Kalau kita punya kesempatan, menjadi apapun dalam menangani krisis kemanusiaan sekarang itu kita sebenarnya umur berapapun di sektor apapun kita masuk dalam sektor yang sama, angkatan kemanusiaan. Dan angkatan kemanusiaan yang sangat mahal dalam hidup kita. Pandemi Covid-19 adalah bagian dari sejarah yang mungkin 100 tahun sekali. Memberi pelajaran berharga bagi anak cucu kita," ungkapnya. 

Tak lupa ia mengapresiasi kepada individu, kelompok masyarakat dan siapapun yang telah ikut berkontribusi pada kemanusiaan. Terutama yang digandeng PMI dalam upaya menangani Pandemi Covid-19. Dia mengatakan, setahun lebih pandemi Covid-19 bukanlah waktu yang singkat untuk menyelamatkan masyarakat Indonesia, khususnya di Jakarta. 

"Tentunya kita sama-sama berterima kasih kepada individu, kelompok masyarakat, pebisnis, pemerintah, yang telah berkontribusi pada kemanusiaan terutama yang melalui PMI. Yang kemudian memperlihatkan bahwa kita dalam setahun ini, waktu yang tidak sebentar untuk bisa menjalani ini dengan stamina yang bagus dengan komitmen yang bagus yang pelan-pelan membaik," katanya.[]