News

Jadi Tersangka Pencabulan, Oknum Kelurahan Ngaku Tidak Sengaja Setuh Area Sensitif 3 Siswi Magang

Oknum pegawai kelurahan di Tangerang Selatan berinisial S (54) yang mencabuli 3 orang siswi SMK ditetapkan sebagai tersangka


Jadi Tersangka Pencabulan, Oknum Kelurahan Ngaku Tidak Sengaja Setuh Area Sensitif 3 Siswi Magang
Ilustrasi pemerkosaan. /freepik ()

AKURAT.CO, Oknum pegawai kelurahan di Tangerang Selatan berinisial S (54) yang mencabuli 3 orang siswi SMK yang sedang praktek kerja lapangan ditetapkan sebagai tersangka.

Pria berinisial SA (54) itu menjadi tersangka usai Polres Tangsel melakukan pemeriksaan terhadap tiga siswi, korban pelecehan seksual dan sejumlah saksi serta pelaku.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Aldo Primananda Putra. Dia mengatakan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (17/12/2021).

baca juga:

"Hari ini ditahan, ditangkapnya semalam. Hari ini sudah ditetapkan tersangka," kata Aldo.

Saat ini SA sudah ditahan di Mapolres Tangerang Selatan.

Berdasarkan pemeriksaan, ketiga korban mengaku mendapat pelecehan seksual dari pelaku berupa sentuhan fisik di area sensitif. Pelaku juga sempat mengirimkan video syur kepada korban.

"Masih sesuai yang beredar itu. Sentuhan fisik di area badan-badan yang sensitif. Pengakuan korban begitu (dikirimi video syur) tapi belum bisa dibuktikan karena kita belum dapat buktinya, chat-nya sudah dihapus," terang Aldo.

Sementara itu, kepada petugas, pelaku mengaku motif melakukan tindakan pelecehan seksual itu dengan alasan tidak sengaja.

"Alasannya hanya untuk sekedar mengingatkan aja. Kalau alibi dia nggak sengaja, tapi sering," ungkapnya.

Lebih lanjut, Aldo menuturkan, pelaku sudah berkeluarga dan memiliki anak.

"Pelaku sudah punya keluarga, tiga orang anak. Pelaku bekerja di bagian pelayanan, mentor siswa magang di kelurahan," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan, Tri Purwanto mengatakan 3 siswi SMK korban pencabulan pegawai Kelurahan Jombang, Tangsel sempat dipertemukan dengan pelaku.

Tri menyebut pertemuan itu difasilitasi oleh pihak sekolah. Tri menyayangkan proses mediasi itu karena membuat korban semakin trauma.

"Udah (dipertemukan), itu yang saya makanya nggak suka dengan pihak sekolah tuh di situ. Kok malah dipertemukan gitu, malah diarahkan ke mediasi gitu. Itu yang saya nggak suka. Pastilah trauma korbannya pasti ada," kata Tri, Jumat (17/12/2021).

Usai kejadian, Wakil Wali Kota Tangsel, Ichsan Pilar Saga langsung memecat Oknum petugas kelurahan berinisial SA (54) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan itu.

Pilar mengatakan kelakuan anak buahnya itu sangat menjijikan dan harus dibawa ke ranah hukum.

"Dan ini harus dibawa ke ranah hukum, ini juga arahan dari Pak Wali Kota saat saya tanya arahan Beliau, jawabannya bawa ke ranah pidana. Ini sangat memalukan," kata Pilar.

Pilar pun sangat menyesalkan kejadian pelecehan seksual yang diduga dilakukan di area kantor Kelurahan Jombang, Ciputat tersebut. Pasalnya, SA adalah pria yang sudah berumur 54 tahun, lalu melakukan pelecehan tersebut terhadap anak di bawah umur. []