Entertainment

Jadi Tersangka Kasus Pornografi, Dinar Candy Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Polisi ciduk Dinar Candy dikawasan Fatmawati, Jakarta Selatan


Jadi Tersangka Kasus Pornografi, Dinar Candy Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Disjoki (DJ) Dinar Candy saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta, Rabu (15/5/2019). Dinar Candy sangat peduli dengan keluarganya. Ia rela tak mengganti mobilnya demi membelikan mobil bagi sang ayah. Dinar akan malu jika ia memiliki kendaraan banyak, namun ayahnya tak mempunyai kendaraan. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan resmi menetapkan disc jockey, Dinar Candy, sebagai tersangka kasus pornografi.

Kasus tersebut berkaitan dengan aksi Dinar yang berbikini di pinggir jalan pada Rabu (4/8).

Perbuatan Dinar Candy itu disangkakan dengan pasal undang-undang pornografi dan ITE. Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah dikantor dinasnya.

Aziz Andriansyah mengatakan penetapan disc jockey berusia 28 tahun sebagai tersangka itu dilakukan setelah pihaknya mengumpulkan semua keterangan dari Dinar maupun saksi lainnya. Ya Dinar dinyatakan terbukti melanggar undang-undang pornografi.

"Dari bukti yang dikumpulkan selesai kita melakukan pemeriksaan diakhiri dengan gelar perkara maka kita menetapkan saudari DC ini sebagai tersangka dalam tindak pidana pornografi sebagai mana yang tercantum dalam pasal 36 no 44 tahun 2008," ujar Kombes Pol Aziz di Polres Metro Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Suara.Com, Kamis (5/8).

Sejalan dengan itu, Aiziz menjelaskan bahwa Dinar Candy terancam hukuman 10 tahun penjara atas perbuatannya yang tidak senonoh tersebut.

"(Untuk) ancamannya 10 tahun dan denda Rp5 miliar," jelasnya

Sebelumnya, perempuan yang memiliki nama asli Dinar Mirswari itu ditangkap polisi usai keluar dari kediaman temannya di Kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Penangkapan itu dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangannya.

Sebagai informasi, Dinar Candy melakukan aksi berbikini tersebut di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Tindakan itu, ia lakukan sebagai bentuk protesnya terhadap kebijakan pemerintah yang memperpanjang PPKM Darurat level 4.

"Saya stres PPKM diperpanjang," bunyi tulisan dalam papan yang dibawa Dinar Candy saat melakukan aksinya, Rabu (4/8).

Meskipun melakukan tindakan yang tidak wajar, namun Dinar Candy tetap menghimbau kepada masyarakat agar tidak meniru perbuatannya.

Lagipula, aksinya tersebut dilakukan semata-mata untuk menegur kebijakan pemerintah. 

"Warning! Jangan tiru adegan ini. Aku lagi cari pelampiasan, lagi stres," tulisnya.

Setelah ramai di sosial media, unggahan Dinar Candy pun hilang dari platform Instagram pribadinya.

Bahkan postingannya yang mempertanyakan tentang perpanjangan PPKM sebelumnya juga telah dihapus.[]