Tech

Jadi Platform Edukasi Kebijakan Publik, Think Policy Fokus Pada 3 Strategi

Think Policy optimalkan kolaborasi antarsektor.


Jadi Platform Edukasi Kebijakan Publik, Think Policy Fokus Pada 3 Strategi
Webinar peran Think Policy dalam mendukung upaya pembuatan kebijakan publik, Selasa (30/11/2021). (Dok. Think Policy)

AKURAT.CO Berawal sebagai komunitas informal di media sosial sejak tahun 2019, kini Think Policy bertransformasi menjadi platform kebijakan publik yang menyediakan akses ke ilmu pengetahuan kebijakan publik sekaligus wadah kolaborasi pegiat kebijakan.

Secara umum, di Indonesia proses perumusan kebijakan publik masih belum disertai dengan partisipasi publik yang berarti. Hal ini kemudian berdampak pada kualitas kebijakan yang diambil. Bahkan di tengah  partisipasi politik yang rendah, banyak masyarakat merasa tidak terwakili oleh wakil rakyat yang dipilihnya

Hal tersebut dapat dilihat dari indikator Party-Identification (Party-ID) atau jumlah masyarakat Indonesia yang mengasosiasikan diri dengan partai politik di Indonesia, yang masih berkisar di 9-11 persen. Selain itu, ruang strategis bagi publik dan berbagai komunitas/organisasi yang telah berpartisipasi dalam menyuarakan kebijakan publik juga masih cukup terbatas.

Kondisi tersebut akhirnya berpengaruh pada sulitnya publik untuk memiliki pemahaman yang memadai dalam hal mengkritik proses pembuatan dan keluaran kebijakan dengan baik. Bahkan situasi ini juga menghambat banyak orang untuk berpartisipasi aktif sebagai subjek kebijakan. 

CEO & Co-Founder Think Policy Indonesia Andhyta F. Utami mengatakan, situasi tersebut merupakan tantangan bagi Think Policy, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jaringan, serta membangun jembatan interaksi dengan pembuat kebijakan.  

"Di awal kehadiran Think Policy secara organik di media sosial, kami mendapat penerimaan luar biasa terutama generasi muda. Ini juga membuktikan bahwa ada keinginan besar dari masyarakat, khususnya orang muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai isu-isu di kebijakan publik, tapi selalu kebingungan karena keterbatasan akses dan wadah yang tepat dan relevan," kata Andhyta, Selasa (30/11/2021).

Oleh kerena itu, menurut Andhyta untuk mendorong perubahan positif menuju pembuatan kebijakan publik berbasis bukti dan empati di Indonesia, Think Policy Indonesia fokus pada tiga strategi intervensi, yaitu:

1. Community. 

Think Policy membuka ruang bersuara dan berhimpun dalam topik-topik kebijakan publik. Melalui beragam klaster isu, komunitas Think Policy dapat berbagi informasi, diskusi terbuka, berjejaring, dan mencari solusi ruang informal terhadap isu kebijakan publik. Misalnya, Ruang Tengah, Policy Talk, Policy Fest, Diskusi Tematik, Blog, dll.