News

Jadi Negara Pertama, Spanyol Berencana Terapkan Uji Coba Empat Hari Kerja dalam Seminggu

Jadi Negara Pertama, Spanyol Berencana Terapkan Uji Coba Empat Hari Kerja dalam Seminggu
Spanyol akan terapkan proyek percobaan sistem 4-hari kerja (wework.com)

AKURAT.CO, Spanyol bisa jadi menjadi negara pertama di dunia yang memberlakukan 4 hari kerja setelah pemerintah menyetujui peluncuran pilot project bagi perusahaan yang tertarik dengan ide tersebut.

Awal tahun ini, partai berhaluan kiri Spanyol, Mas Pais mengumumkan bahwa pemerintah telah menerima proposal untuk menguji ide tersebut.

“Dengan 4 hari kerja (32 jam), kita akan berhadapan dengan debat terbesar dalam masa kita. Ini adalah tentang ide tentang waktu yang mana yang akan digunakan,” jelas perwakilan partai Mas Pais, Inigo Errejon.

baca juga:

Mulai dari Selandia Baru hingga Jerman, ide tersebut terus mengalami perkembangan global secara stabil. Diklaim oleh pendukungnya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan kesehatan mental para pekerja, dan melawan perubahan iklim, proposal tersebut semakin santer diperbincangkan seiring dengan pandemi terutama terkait isu kesehatan, stres, hingga keseimbangan hidup-kerja.

“Spanyol adalah salah satu negara di mana pekerjanya waktu bekerjanya lebih beberapa jam dari rata-rata warga Eropa. Tetapi kita tidak berada di antara negara dengan produktivitas tinggi. Saya tetap percaya bahwa bekerja lebih lama tidak membuat pekerjaan lebih baik,” jelas Inigo Errejon.

Meski rincian dari proyek tersebut masih dalam perbincangan dengan pemerintah, partainya telah mengajukan proposal dengan durasi 3 tahun percobaan, sedangkan nilai proyek EUR 50 juta yang digunakan untuk membantu perusahaan mengurasi risiko dari pengurangan jam kerja. Sebagai contoh, risiko perusahaan dapat dibantu oleh pemerintah senilai 100 persen di tahun pertama, 50 persen di tahun kedua, dan 33 persen di tahun ketiga.

“Dengan angka ini, kita menghitung bahwa kita dapat mengumpulkan sekitar 200 perusahaan partisipan dengan total antara 3 ribu hingga 6 ribu pekerja. Satu-satunya tantangan adalah jika kita ingin melihat pengurangan sejati dari jam kerja namun tanpa kehilangan pendapatan atau pekerjaan,” jelas Hector Tejero dari Mas Pais.

Tejero menjelaskan bahwa proyek pilot tersebut dapat mulai diterapkan paling awal pada musim semi mendatang. Selain itu, partainya juga menyarankan agar proyek tersebut dipantau oleh sebuah dewan yang terdiri dari berbagai ahli, mulai dari perwakilan pemerintah, serikat pekerja, hingga pebisnis, yang akan membantu menganalisa hasilnya.

“Spanyol akan jadi negara pertama yang menerapkan percobaan dari ide dengan pengaruh sebesar ini. Sebuah proyek pilot yang tidak pernah dilakukan di mana pun di dunia,” lanjut Tejero.