Ekonomi

Jadi Lokomotif Pemulihan Ekonomi, BTN Mengaku Siap Kawal Sektor Perumahan

Selama ini sektor perumahan menjadi salah satu lokomotif dalam turut serta memulihkan ekonomi nasional


Jadi Lokomotif Pemulihan Ekonomi, BTN Mengaku Siap Kawal Sektor Perumahan
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN Haru Koesmahargyo saat konferensi pers secara daring di Jakarta, Kamis (5/8/2021). (AKURAT.CO/Denny Iswanto)

AKURAT.CO  Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN Haru Koesmahargyo mengaku siap mengawal pemulihan ekonomi nasional di sektor perumahan.

Pasalnya, selama ini sektor perumahan menjadi salah satu lokomotif dalam turut serta memulihkan ekonomi nasional akibat dampak pandemi COVID-19.

Menurut Haru, momentum pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2021 yang sangat baik, perlu dikawal oleh perbankan agar bisa memenuhi target pemerintah hingga akhir tahun ini.

"Bank BTN konsisten untuk tetap fokus pada pembiayaan perumahan khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Haru, dalam jumpa pers bertajuk Optimisme Untuk Indonesia di Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Dia menambahkan pertumbuhan sektor perumahan mempunyai peluang yang sangat besar untuk mempercepat pemulihan ekonomi yang terganggu pandemi COVID-19. Pertumbuhan sektor perumahan mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lainnya.

"Dengan pertumbuhan PDB tersebut, maka kita optimistis bahwa sektor riil khususnya perumahan akan terus tumbuh. Sektor perumahan memiliki multiplier effect terhadap 174 sub-sektor lainnya dan mendorong pertumbuhan sektor-sektor lain seperti jasa real estat, perdagangan, jasa keuangan dan perbankan, serta sektor lainnya," kata Haru.

Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) semakin optimistis dalam penyaluran kredit di sisa tahun ini untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Ini setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2021 mencapai 7,07 persen.

Ketua Himbara Sunarso yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mengatakan pihaknya bersyukur Indonesia terlepas dari resesi ekonomi akibat pandemi yang terjadi. Dengan perbaikan tersebut, tentunya Himbara meyakini momentum pemulihan ekonomi semakin dekat.

"Pertumbuhan ekonomi ini, sangat memberikan harapan ke depannya. Ini menunjukkan pemulihan yang nyata baik dari sisi permintaan maupun produksi, dan diharapkan menjadi titik balik pemulihan dan percepatan ekonomi ke depan. Momentum pemulihan ekonomi ini harus dijaga," ujar Sunarso dalam kesempatan yang sama.