News

Jadi Lokasi Latihan Paramiliter, Benarkah AS Terlibat Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi?

Tim pembunuh itu menerima latihan paramiliter di AS di bawah kontrak yang disetujui oleh Departemen Luar Negeri AS


Jadi Lokasi Latihan Paramiliter, Benarkah AS Terlibat Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi?
Jurnalis Jamal Khashoggi tewas dibunuh dan dimutilasi di konsultan Arab Saudi di Istanbul pada 2018. (Foto: Associated Press)

AKURAT.CO Empat warga Arab Saudi yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi telah menerima pelatihan paramiliter di Amerika Serikat (AS) setahun sebelum kejadian. Pelatihan paramiliter itu di bawah kontrak yang disetujui oleh Departemen Luar Negeri AS, menurut laporan New York Times pada Selasa (22/6).

Dilansir dari Reuters, pelatihan itu diberikan oleh Tier 1 Group yang dimiliki oleh perusahaan ekuitas swasta Cerberus Capital Management. Pelatihan tersebut bersifat defensif dan dirancang untuk melindungi para pemimpin Arab Saudi.

Menanggapi laporan ini, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan hukum departemen melarang mengomentari aktivitas pertahanan asing berlisensi yang dituduhkan dalam pelaporan media. Price juga mengatakan bahwa kebijakan AS terhadap Arab Saudi akan memprioritaskan supremasi hukum dan menghormati HAM.

Khashoggi yang mengkritik Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dibunuh dan dimutilasi oleh tim operasi yang terkait dengan putra mahkota di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada Oktober 2018. Menurut laporan intelijen AS pada Februari, putra mahkota telah menyetujui operasi untuk menangkap atau membunuh jurnalis tersebut.

Eksekutif senior Cerberus Louis Bremer membenarkan peran perusahaannya dalam pelatihan 4 anggota tim pembunuh Khashoggi. Konfirmasi ini telah disampaikannya melalui pernyataan tertulis untuk menjawab Kongres saat mencalonkan diri sebagai staf senior Pentagon pada masa pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Baca Juga: Turki Tetapkan 6 Pejabat Arab Saudi sebagai Terdakwa Baru Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Di sisi lain, anggota parlemen tidak pernah menerima jawaban itu karena pemerintahan Trump tampaknya tidak mengirim pernyataan tersebut ke Kongres sebelum mencabut pencalonan Bremer.

Menurut Bremer, Departemen Luar Negeri AS dan lembaga pemerintah lainnya bertanggung jawab untuk memeriksa pasukan asing yang dilatih di tanah AS.[]