Ekonomi

J Trust Bank Optimis Kinerja Lebih Baik di Tahun 2022

J Trust Bank terus berupaya mempertahankan tren positif kinerja bisnisnya di tahun 2022. Hal itu dikatakan Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai


J Trust Bank Optimis Kinerja Lebih Baik di Tahun 2022
J Trust Bank terus berupaya mempertahankan tren positif kinerja bisnisnya di tahun 2022. Hal itu dikatakan Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai ()

AKURAT.CO J Trust Bank terus berupaya mempertahankan tren positif kinerja bisnisnya di tahun 2022. Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai mengungkapkan perusahaan akan fokus untuk merealisasikan rencana bisnis, mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, dan memberikan kontribusi positif kepada komunitas dan masyarakat.

"Meskipun tahun ini masih akan diliputi oleh tantangan dan ketidakpastian, kami optimis dengan prospek usaha ke depannya seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Ritsuo di Jakarta, Jumat (27/5)

Untuk kinerja keuangan sepanjang 2021, perusahaan menunjukkan kemajuan dan pencapaian yang baik. Hal ini sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional secara bertahap yang didukung oleh penerapan strategi yang tepat dan efektif.

baca juga:

Kredit yang disalurkan misalnya meningkat sebesar 36,25% dari tahun sebelumnya menjadi Rp10,02 triliun di tahun 2021. Simpanan nasabah juga tumbuh 22,05% dari tahun sebelumnya menjadi Rp15,95 triliun di tahun 2021.

Sementara itu pertumbuhan kredit dan simpanan nasabah tersebut juga diikuti dengan perbaikan rasio kredit bermasalah neto menjadi 2,32% di tahun 2021 dibandingkan 2,72% di tahun 2020.

Peningkatan komposisi CASA menjadi 18,48% di tahun 2021 dibandingkan 14,70% di tahun 2020. Dari sisi permodalan, J Trust Bank telah melakukan pemenuhan modal inti minimum Bank paling sedikit Rp2 triliun yang bersumber dari setoran modal Pemegang Saham Pengendali Bank.

Lankah ini membuat sehingga struktur permodalan Bank semakin kuat dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank meningkat menjadi 15,82% di tahun 2021 dibandingkan 11,59% di tahun sebelumnya.

Selain itu, kondisi likuiditas perseroan juga tetap memadai dengan meningkatnya rasio kecukupan likuiditas menjadi 168,22% di tahun 2021 dibandingkan 147,13% di tahun sebelumnya.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi