Olahraga

Italia Menyambut Mourinho bak Kaisar Baru Kota Roma

Halaman muka edisi terbaru La Gazetta Dello Sport memuat sosok Jose Mourinho yang disunting seperti sosok Kaisar Roma.


Italia Menyambut Mourinho bak Kaisar Baru Kota Roma
Halaman muka La Gazetta Dello Sport edisi 5 Mei 2021 dengan wajah Jose Mourinho bernuansa Kaisar Roma.

AKURAT.CO, Jose Mourinho tak pernah tenggelam. Bahkan untuk sekelas pelatih sukses yang berkali-kali mengalami pemecatan, kedatangan Mourinho selalu seperti menggambarkan suasana datangnya masa yang baru.

Setidaknya itulah yang tampak pada pembicaraan di media massa Italia selepas salah satu klub besar mereka, AS Roma, resmi memilih Mourinho sebagai pelatih mereka musim depan. Menggantikan Paulo Fonseca, Mourinho setuju meneken kontrak sampai 2024 dengan I Giallorossi–julukan AS Roma.

Lihatlah surat kabar olahraga paling terkemuka di Italia, La Gazetta Dello Sport. Halaman muka edisi terbaru memuat sosok Mourinho yang disunting seperti sosok Kaisar Roma. “Kaisar Baru Giallorosso: Mou yang Suci!” tulis La Gazetta Dello Sport.

Di kota Roma sendiri, pembicaraan tentang mendaratnya Mourinho ke klub mereka tak henti-hentinya dibicarakan. Televisi, radio, dan penggemar mengalami euforia seakan-akan mereka lupa bahwa Roma saat ini berada dalam masa sulit dengan duduk di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Serie A Italia 2020-2021.

“Gairah luar biasa penggemar Roma meyakinkan saya untuk menerima pekerjaan ini dan saya tidak sabar untuk memulai musim mendatang,” kata Mourinho sebagaimana dipetik dari Football Italia.

Sejalan dengan itu, sepakbola Italia juga sebenarnya sedang mengalami perubahan drastis yang menjanjikan era baru. Pasalnya, Antonio Conte sukses menjadi juara bersama Inter Milan di musim terbaru sekaligus mematahkan dominasi Juventus yang sudah berlangsung selama satu dekade.

Tugas Mourinho bersama Roma untuk saat ini sekurang-kurangnya adalah mengembalikan klub tersebut ke jajaran empat besar yang berarti Liga Champions di setiap musimnya. Pasalnya, Roma tak pernah melaju ke Liga Champions sejak kali terakhir pada musim 2017-2018.

Selain itu, Mourinho dianggap punya “kharisma” yang layak untuk bisa menyaingi Antonio Conte yang diperkirakan bisa membawa Inter menguasai Serie A dalam beberapa tahun ke depan. Secara bisnis, kedatangan Mourinho ke Italia mengulang rivalitasnya dengan Conte dan membuat Serie A semakin mendapat perhatian.

Rivalitas Mourinho dan Conte terjadi ketika kedua pelatih berada di Liga Primer Inggris pada periode 2016-2018. Ketika itu, Conte melatih Chelsea sementara Mourinho menukangi Manchester United.

Dalam periode itu, Conte meraih gelar Liga Primer 2016-2017 dan Piala FA 2017-2018. Di sisi lain, Mourinho membawa MU meraih Piala Liga 2016-2017 dan Liga Super Europa 2016-2017.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co