News

Isu Pegawai KPK Dipecat karena Tak Lulus ASN, Johan Budi: Saya Tidak Setuju!

Politisi PDIP itu tidak setuju jika tes ASN tersebut dijadikan alat ukur untuk memberhentikan pegawai.


Isu Pegawai KPK Dipecat karena Tak Lulus ASN, Johan Budi: Saya Tidak Setuju!
Anggota Komisi II DPR Johan Budi. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Sejumlah pegawai KPK terancam dipecat termasuk Novel Baswedan karena tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Diketahui, tes tersebut menjadi salah satu syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Anggota Komisi III DPR RI Johan Budi keberatan dengan putusan tersebut. Ia merasa tidak setuju jika tes ASN dijadikan alat ukur untuk memberhentikan pegawai.

"Jangan diberhentikan. Saya tidak setuju kalau tes ASN ini sebagai alat ukur untuk memberhentikan pegawai KPK, siapa pun dia," kata Johan Budi kepada media, Rabu (5/4/2021).

Menurut Johan, tes ASN sebagai salah satu syarat alih status pegawai menjadi ASN bukan masalah. Tapi akan jadi masalah ketika dijadikan tolak ukur memecat pegawai.

Mantan juru bicara KPK tersebut mengatakan, di KPK ada banyak pegawai yang telah bekerja sangat lama, bahkan ada yang mencapai 10 tahun. Sangat tidak tepat jika pegawai tersebut dipecat hanya karena tidak lulus tes ASN.

"Pegawai KPK itu kan sudah ada yang lebih dari 10 tahun kan di situ, di KPK gitu. Bahwa diberhentikan gara-gara alih status itu kan tidak tepat," ujarnya.

Sebelumnya diinformasikan, KPK segera mengumumkan hasil tes wawasan kebangsaan pegawainya dalam proses alih status menjadi ASN sebagai bentuk transparansi.

Beberapa nama penyidik dan penyelidik internal KPK kabarnya tak lolos seleksi tersebut. Salah satu yang disebut adalah Novel Baswedan.

"Saat ini hasil penilaian asesmen TWK (tes wawasan kebangsaan) tersebut masih tersegel dan disimpan aman di Gedung Merah Putih KPK yang akan diumumkan dalam waktu dekat sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan KPK," kata Sekjen KPK Cahya H. Harefa. []

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu