Lifestyle

ISPA hingga Asma Dialami Pengungsi, Bantuan untuk Banjir Bandang NTT Terus Berdatangan

Jababeka Infrastruktur melakukan penggalangan dana dan penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir bandang NTT


ISPA hingga Asma Dialami Pengungsi, Bantuan untuk Banjir Bandang NTT Terus Berdatangan
Presiden Joko Widodo saat meninjau langsung salah satu lokasi terdampak bencana yang disebabkan oleh siklon tropis Seroja di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/4/2021). (AKURAT.CO/BPMI-Setpres/Laily Rachev)

AKURAT.CO, Badai Siklon Tropis Seroja yang mengamuk di Nusa Tenggara Timur membawa bajir bandang yang menelan setidaknya 165 orang dan 45 lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Bencana alam yang menyita perhatian nasional ini membuat sejumlah petinggi negara ini harus mendatangi NTT secara langsung untuk melihat lebih dekat kondisi korban dan kerusakannya, agar bisa melakukan proses penanganan secara cepat.

Mensos Tri Risma Harini menyusul langkah kepala BNPB Doni Munardo, akhirnya bermukim di NTT beberapa hari, sebelum akhirnya Presiden Joko Widodo ikut datang melihat langsung korban bencana, khususnya di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, dan juga kabupaten tetangganya, Lembata.

Banjir bandang yang seolah serempak menghantam berbagai pulau di provinsi kepulauan pada 4 April 2021 ini membawa duka yang mendalam. Isak tangis terdengar dimana-mana, dan kehilangan keluarga dan harta benda menjadi duka yang begitu memilukan.

Kini, masyarakat di banyak titik pengungsian dilaporkan diserang beberapa penyakit.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (APIP) Setda NTT, Marius Ardu Jelamu, di Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT, Aula El Tari, Kupang, baru-baru ini melaporkan bahwa penyakit ISPA, asma dan kutu air menyerang banyak warga di lokasi pengungsian itu.

Tak sedikit dari mereka yang sudah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

“Kita sudah kirim obat ke sejumlah daerah di NTT yang terdampak bencana. Dalam giat-giat kita selanjutnya seperti pendistribusian logistik, juga akan diperlengkap dengan obat-obatan. Kita tetap memastikan mereka terus sehat,” katanya.

Diketahui bahwa selain pemerintah, bantuan untuk korban banjir bandang di NTT dilaporkan dilakukan begitu banyak lembaga sosial, kelompok masyarakat, hingga perorangan dari berbagai penjuru Indonesia.

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu