Rahmah

Islam Melarang Mencaci Maki Pemeluk Agama Lain

Islam Melarang Mencaci Maki Pemeluk Agama Lain
Ilustrasi toleransi (SALEMNET)

AKURAT.CO Islam merupakan agama yang sempurna. Meski kedatangannya telah menghapus agama-agama sebelumnya, namun Islam tidak mengajarkan agar umatnya mencela dan menjelekkan umat agama sebelum Islam.

Sebaliknya, Islam meminta agar umatnya tetap santun dan berakhlak baik dengan semua pemeluk agama di dunia. Sebab, agama Islam adalah agama rahmat, kasih sayang untuk semua manusia di muka bumi.

Mengenai hal ini, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-An’am ayat 108, yakni sebagai berikut.

baca juga:

وَلَا تَسُبُّوا۟ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ فَيَسُبُّوا۟ ٱللَّهَ عَدْوًۢا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِم مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Wa lā tasubbullażīna yad'ụna min dụnillāhi fa yasubbullāha 'adwam bigairi 'ilm, każālika zayyannā likulli ummatin 'amalahum ṡumma ilā rabbihim marji'uhum fa yunabbi`uhum bimā kānụ ya'malụn

Artinya: “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan”.

Mengenai ayat tersebut, Allah SWT memerintahkan umat Islam dalam Al-Qur’an untuk selalu menunjukkan akhlak yang baik, yang mana salah satunya adalah tidak mencaci maki agama lain.

Dalam menafsirkan ayat tersebut, Az-Zamakhsyari dalam tafsirnya Al-Kasyaf memahaminya bahwa alasan dilarang untuk mencaci agama lain adalah karena perbuatan tersebut dapat merugikan bagi umat Islam sendiri, yang mana tentu mereka akan membalasnya dengan mencaci maki agama Islam.

Sementara Al-Qasimi memahaminya bahwa selama ditakutkan non muslim akan mencaci Allah, Rasulullah, dan Al-Qur’an, maka wajib bagi orang Islam untuk tidak mencaci sesembahan non muslim beserta agamanya.

Selain itu, mufasir lainnya seperti As-Suyuthi berpendapat dalam Al-Asybah Wa Nadhair bahwa amar makruf nahi munkar dapat gugur ketika perbuatan tersebut justru mengakibatkan marabahaya yang lebih besar.

Demikianlah perintah Allah dalam Al-Qur’an untuk umat Islam agar senantiasa mengedepankan akhlak yang baik, terutama dalam melakukan hubungan sosial. Begitu pun juga dengan tidak mencaci maki agama lain adalah termasuk akhlak yang dianjurkan dalam Al-Qur’an. Semoga bermanfaat bagi kita semua.[]