Rahmah

Isi Surah An-Nur Ayat 41: Dari Gunung hingga Burung, Semua Bertasbih Kepada Allah


Isi Surah An-Nur Ayat 41: Dari Gunung hingga Burung, Semua Bertasbih Kepada Allah
Al-Qur'an (pexels.com)

AKURAT.CO, Ada sebuah ayat dalam Al-Quran yang bisa menjadi renungan kita bersama yaitu Surah An-Nur ayat 41.

Isi Surah An-Nur Ayat 41: Dari Gunung hingga Burung, Semua Bertasbih Kepada Allah - Foto 1
ISTIMEWA


A lam tara annallaaha yusabbihu lahuu man fis-samaawaati wal-ardhi wath-thairu shaaffaat, kullung qad 'alima shalaatahuu wa tasbiihah, wallaahu 'aliimum bimaa yaf'aluun

Artinya: "Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan." (QS. An-Nur: 41).

Menurut Ibnu Katsir, Allah mengatakan bahwa segala sesuatu yang berada di langit dan di bumi seperti malaikat, manusia, jin, binatang, hingga benda mati, semuanya bertasbih kepada Allah.

Bertasbih atau menyucikan Allah adalah bentuk ibadah setiap makhluk sesuai dengan caranya masing-masing.

Jika kita kaji, benda-benda yang ada di langit misalnya planet, bintang, dan bulan semua berada pada tempatnya masing-masing.

Sembilan planet yang kita ketahui termasuk bumi, semua beredar tanpa saling bertabrakan satu sama lain. Hal ini tentu menunjukkan adanya kepatuhan benda-benda tersebut terhadap suatu Zat yang Mengaturnya (Allah).

Di bumi, gunung yang menjulang tinggi memang seolah-olah benda mati. Tetapi patut kita pikirkan bahwa gunung-gunung di dunia ini bisa meletus kapan saja, dan itu tentu berdasarkan perintah dari Allah ta'ala.

Dalam ayat lain Allah berfirman, "Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir." (QS. Al-Hasyr: 21).

Lebih lanjut, burung yang disebutkan dalam ayat di awal tadi juga bertasbih kepada Allah sesuai dengan kemampuannya.

Syekh As-Sa’di berpendapat, "Setiap makhluk memiliki cara ibadahnya sendiri sesuai dengan keadaan mereka. Allah ta’ala telah mengilhamkan bagaimana cara beribadah dan cara bertasbih, yaitu diberitahu lewat para utusan Allah yang diutus kepada kalangan jin, manusia, dan malaikat. Atau mereka diilhamkan oleh Allah secara langsung seperti makhluk lainnya (selain jin, manusia, dan malaikat). Inilah tafsiran yang lebih kuat tentang ayat ini."

Dari Surah An-Nur ayat 41 ini, kita bisa belajar agar kita selalu menyayangi setiap makhluk Allah bahkan benda-benda mati di sekitar kita.

Jangan sampai kita menyakiti mereka karena meski punya banyak kekurangan, tetapi mereka tetap bersyukur pada Allah. Inilah yang harus kita pelajari bersama.

Wallahu a'lam.[]