News

Ironi China yang Kerap Usik Wilayah Negara Lain, Xi Jinping Janji Junjung Perdamaian Dunia

China telah bersengketa dengan Taiwan, dengan India atas wilayah di perbatasan Himalaya, dan dengan sejumlah negara Asia Tenggara atas Laut China Selatan.


Ironi China yang Kerap Usik Wilayah Negara Lain, Xi Jinping Janji Junjung Perdamaian Dunia
Presiden China Xi Jinping. (Reuters)

AKURAT.CO, Presiden China Xi Jinping berjanji pada Senin (25/10) bahwa negaranya akan selalu menjunjung perdamaian dunia dan peraturan internasional. Padahal, Amerika Serikat (AS) dan negara lainnya tengah mengkhawatirkan Negeri Tirai Bambu yang makin agresif di seluruh dunia.

Dilansir dari Reuters, Taiwan menyatakan bulan ini bahwa ketegangan militer dengan China merupakan yang terburuk dalam lebih dari 40 tahun. Wilayah itu juga semakin khawatir tetangga raksasanya tersebut akan mengerahkan kekuatan militer untuk mengambil kembali pulau yang punya pemerintahan sendiri tersebut.

Di sisi lain, dalam pidato peringatan 50 tahun kembalinya China ke PBB, Xi bertekad negaranya akan selalu menjadi pembangun perdamaian dunia dan pelindung tatanan internasional.

"China dengan tegas menentang semua bentuk hegemoni dan politik kekuasaan, unilateralisme, dan proteksionisme," kata Xi.

Ia juga menyerukan kerja sama global yang lebih besar dalam isu-isu seperti konflik regional, terorisme, perubahan iklim, keamanan siber, dan biosekuriti. Xi juga mendesak seluruh negara untuk mempromosikan nilai-nilai perdamaian, pembangunan, keadilan, demokrasi, kebebasan, dengan mengagungkan frasa 'nilai-nilai bersama seluruh umat manusia'. Frasa tersebut ia ciptakan dan pertama kali disebutkan dalam pidato peringatan 100 tahun kekuasaan Partai Komunis China pada bulan Juli.

Pada tahun 1971, PBB memilih mengakui Republik Rakyat China dan mengeluarkan Taiwan dari organisasi tersebut.

Tak hanya mengusik Taiwan, China juga telah bersengketa dengan India atas wilayah di perbatasan Himalaya, dengan sejumlah negara Asia Tenggara atas Laut China Selatan, dan dengan Jepang atas beberapa pulau di Laut China Timur. []