Lifestyle

Iritasi Hingga Kanker, Ini Penyakit Serius yang Mengintai Manusia Silver

Manusia silver umumnya menggunakan cat sablon yang dicampur minyak tanah atau minyak goreng


Iritasi Hingga Kanker, Ini Penyakit Serius yang Mengintai Manusia Silver
Dinas Sosial Kota Medan kembali mengamankan sejumlah manusia silver dalam razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PKMS) di wilayah Kota Medan, Sumatera Utara yang digelar pada Jumat (12/6/2020). (Antara Foto)

AKURAT.CO, Warganet mendadak heboh saat mengetahui ada bayi yang dijadikan 'manusia silver' untuk mengemis di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam foto yang beredar, badan bayi 10 bulan itu dicat silver, termasuk wajah dan rambutnya. 

"Saat ini bayi dan ibunya kita bawa ke dinas sosial untuk dilakukan tindakan lebih lanjut tentunya," kata Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al-Fachry, Minggu (26/9/2021).

Dilansir AKURAT.CO dari berbagai sumber, manusia silver umumnya menggunakan cat sablon yang dicampur minyak tanah atau minyak goreng untuk mewarnai tubuhnya.

Seperti diketahui, cat umumnya mengandung bahan kimia seperti Vinyl chloride, Plastisol, formaldehida, logam berat seperti timbal, titanium, kromium, hidrokarbon, dan pelarut (thinner).

Iritasi Hingga Kanker, Ini Penyakit Serius yang Mengintai Manusia Silver - Foto 1
Manusia Silver Dua anak manusia silver saat beristirahat usai mencari uang dari warga di kawasan Pasar Asemka, Jakarta, Kamis (4/2/2021). AKURAT.CO/Sopian

Penggunaan bahan-bahan berbahaya ini tidak boleh dianggap sepele. Dalam jangka pendek ini bisa menyebabkan iritasi, kemerahan dan sensasi panas pada kulit, mual, muntah, pusing, lemas hingga pingsan.

Sementara untuk jangka panjang dapat mengakibatkan penyakit serius seperti kanker, kerusakan hati, ginjal, otak, cacat pada bayi, merusak sistem saraf janin, hingga kematian. 

"Untuk waktu singkat kita kenal yang namanya dermatitis kontak misal gatal, luka, dan perih yang merupakan reaksi kulit sensitif. Ada juga ruam dan lepuh yang mirip sindrom Steven Johnson. Selain itu ada efek jangka panjang akibat paparan zat kimia berbahaya misal kanker," kata dr Fitria Amalia Umar, SpKK, M Kes. 

Hal yang sama juga pernah diutarakan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin dari RS Siloam, dr Joice Sonya Gani Panjaitan.

"Hal yang paling berbahaya ini sangat memungkinkan untuk menderita kanker kulit. Ini yang paling ditakutkan dan ujung permasalahan menggunakan cat ini. Kalau dia berprofesi sebagai manusia silver dalam jangka panjang, tidak mustahil kanker ini menyerang tubuhnya," tutur dr Joice.

Inilah bahaya yang mengancam seseorang yang rutin mengecat tubuhnya dengan bahan-bahan tersebut.

Adapun kulit bayi masih sangat sensitif dan tipis sehingga membuatnya lebih rentan terkena masalah kulit, kanker, alergi, dan iritasi dibandingkan paparan terhadap kulit dewasa.[]