News

IPW: Calon Kapolri Pengganti Idham Azis Mulai Manuver

Pembicaraan tentang Bursa Kapolri menjelang Jenderal Idham Azis memasuki masa pensiun pada awal 2021 mulai mencuat.


IPW: Calon Kapolri Pengganti Idham Azis Mulai Manuver
Ketua Presidium IPW Netas S Pane (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Pembicaraan tentang Bursa Kapolri menjelang Jenderal Idham Azis memasuki masa pensiun pada awal 2021 mulai mencuat.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, calon-calon pengganti Idham Azis mulai bermanuver. Mereka mulai melakukan lobi-lobi tingkat tinggi hingga membuat berbagai macam kebijakan dan kegiatan untuk mengdongkrak citra.

Neta mengatakan, cara itu dilakukan untuk mendapat perhatian Presiden Joko Widodo untuk dicalonkan sebagai calon Kapolri mendatang. 

"Bagi kalangan internal polri yang paham dengan manuver dan aksi gerilya tersebut, tingkah para bakal calon itu membuat kegelian sendiri di institusi kepolisian. Sebab gerilya mereka tak lebih seperti orang cari muka," kata Neta dalam siaran persnya, Senin (30/11/2020).

Dia mengatakan, pada dasarnya, ada 13 orang perwira tinggi bintang tiga di Polri. Semuanya berpeluang menjadi Kapolri.

Meski begitu, IPW menilai hanya empat hingga lima perwira tinggi bintang tiga yang berpeluang kuat masuk bursa calon Kapolri.

Melihat persoalan di internal Polri, IPW berharap Presiden Jokowi memilih figur yang punya pengalaman dan jam terbang tinggi. Minimal pernah menjadi Kapolda di Pulau Jawa sehingga instingnya dalam menjaga keamanan nasional sudah terlatih.

Dia menambahkan, persoalan berat yang dihadapi Kapolri ke depan justru persoalan di internal kepolisian. Bukan di eksternal.

"Persoalan kelebihan jenderal, Kombes dan AKBP di polri adalah persoalan pelik yang jika tidak ditangani akan memunculkan sikut menyikut di internal. Persoalan mentalitas anggota polri dalam penegakan hukum juga masalah berat yang tak muda diatasi," ungkapnya.