image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Abai Digital, Ratusan Kampus Indonesia Terancam Bubar 4 Tahun Lagi

Azhar Ilyas

Image

Anab Afifi, CEO Bostonprice Asia | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Di Amerika, saat ini ratusan universitas tutup karena tidak diminati kaum milenial. Terbuai dengan kebanggaan diri sebagai Kampus favorit jadi salah satu faktornya. Sudah seharusnya Kampus bertransformasi agar mampu menyajikan produk  sesuai permintaan pasar.

Sekarang ini ada kebutuhan SDM di bidang data analytic. Gajinya rata-rata 5000 ribu dolar AS. Pasarnya global, tetapi sayangnya di Indonesia belum ada Prodi itu. Metode pengajaran atau perkuliahan harus berubah juga.

Pimpinan yayasan dan pengurus sebagai ujung tombak kuasa kebijakan harus paham perubahan ini.

baca juga:

Sebuah riset tentang perubahan gaya hidup milenial menyimpulkan tiga hal:

  1.     Senang belajar mandiri sesuai kecepatan sendiri kapanpun dan di manapun.
  2.     Melek teknologi, lebih senang melihat video daripada membaca.
  3.     Senang melihat orang yang nice looking bila berbicara di layar gadget.

Nah, dari tiga kesimpulan riset itu, perlu dikaji serius lalu disesuaikan dengan strateginya. Buatlah road map yang jelas. Hal penting dan mendesak yang menjadi agenda besar harus dikerjakan dalam kurun 2020-2024.

Jika tidak, pada tahun 2024, Anda akan tergagap. Seperti orang yang terbangun panik gara-gara  banjir setinggi dua meter yang menenggelamkan tempat tidur Anda.

Pada tahun 2024, ratusan Kampus dan universitas di Indonesia terancam bubar. Hal tersebit bisa terjadi jika dikelola oleh orang-orang generasi X yang bebal dan kolot melihat perubahan gaya hidup generasi Z saat ini.

Namun, kabar buruk bisa dirubah menjadi kabar baik karena respons atas perubahan yang sigap.

Contoh konkret yang sudah berjalan baik adalah perkuliahan jarak jauh dengan teknologi streaming. Berkat metode ini, satu orang dosen bisa mengajar ribuan kelas sekaligus.

Tidak hanya metode pengajaran yang harus berubah. Tetapi juga sistem back office yang berhubungan dengan administrasi perkuliahan dan pemasaran. Anak sekarang, demi malas berlama-lama baca teks, menuntut dipenuhinya kepentingan mereka. Maka, permudah keinginan mereka.

Mereka tidak lagi suka harus datang ke Kampus membawa map. Antre di loket, membeli formulir hanya untuk sebuah urusan seperti daftar kuliah.

 

Daftar Kuliah Cukup Melalui Aplikasi

Saat ini, perguruan tinggi harus adaptif terhadap perubahan di era Digital. Jika tidak, mereka akan ditinggalkan oleh mahasiswa.

Demikian benang merah dalam diskusi yang digelar oleh kampusjabarbanten.id di gedung Sabuga, ITB pada Selasa (28/1).

Diskusi ini sekaligus membuka event Pekan Perguruan Tinggi Jawa Barat (PPTJ) yang digelar hingga Kamis, 30 Januari 2020.

Suasana pengunjung pameran Pekan Perguruan Tinggi Jawa Barat (PPTJ) yang digelar hingga Kamis, (30/1/2020) di gedung Sabuga, ITB. ISTIMEWA

"Jika perguran tinggi tidak menyiapkan diri sejak saat ini, bukan mustahil di tahun 2024 akan tutup karena ditinggalkan oleh mahasiswa,” ujar Suyanto, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (ATSI).

Suyanto juga mengatakan bahwa perguruan tinggi harus kreatif dalam memberikan berbagai kemudahan fasilitas perkuliahan. Saat ini, menurutnya, perkuliahan sudah bisa dilaksanakan jarak jauh secara online menggunakan fasilitas streaming.

Sementara itu, CEO Mata Aer, Zaidin A Zaiti, selaku penyelenggara PPTJ, menyatakan bahwa pihaknya telah membangun platform yang memudahkan para calon mahasiswa dalam pencarian Kampus se-Indonesia.

"Melalui Aplikasi Kampusind para calon mahasiswa tidak perlu lagi datang ke Kampus untuk mendaftar kuliah", jelasnya.

Aplikasi Kampusind saat ini sudah menjangkau Kampus-Kampus di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, serta Jawa Tengah.

"Kami terus mengembangkan jangkauan hingga mencakup seluruh Kampus di berbagai wilayah di Indonesia", pungkasnya.

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Iptek

Hadapi Masyarakat Era Digital, Perguruan Tinggi Harus Selangkah Lebih Maju

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Garena Update Karakter, Map, dan Scorestreak untuk Call of Duty Mobile

Garena akan memulai Season 4 dengan menghadirkan karakter legendarisnya yakni John ‘Soap’ Mactavish melalui event Battle Pass

Image
Iptek
Wabah Corona

Game Developers Conference 2020 Ditunda Akibat Corona

Ajang Game Developers Conference 2020 resmi ditunda karena khawatir dengan wabah virus Corona

Image
Iptek

Samsung dan Apple Jadi Merek Terlaris 2019

Apple dan Samsung dominasi posisi ponsel paling laris dalam laporan Counterpoint dan Omdia

Image
Iptek

Vivo Pastikan Ponsel V19 Masuk Indonesia

Vivo Indonesia mengonfirmasi ponsel V19 akan hadir pada 10 Maret 2020

Image
Iptek

Gojek Gandeng Kominfo Dorong Literasi Digital Masyarakat

Kominfo menyebut literasi digital masyarakat masih rendah meski jumlah pengguna internet tinggi

Image
Iptek

Maret Mendatang, Fujifilm Akan Hadirkan Kamera Instax Mini 11

Harganya dibanderol setara Rp 1.02 juta per unit.

Image
Iptek

Tim Cook Ingin Bangun Toko Apple Pertama Di India

Tim Cook berencana membangun toko ritel fisik pertama Apple di India pada 2021.

Image
Iptek

Mengandung Konten Ilegal, Gim Plague Inc Dihapus dari Appstore di Tiongkok

Gim ini populer sejak virus corona merebak di Tiongkok belakangan ini.

Image
Iptek

Tak Mau Ketinggalan, LinkedIn Bakal Hadirkan Fitur Stories

LinkedIn bakal punya fitur Stories Seperti Snapchat, Instagram, hingga Facebook.

Image
Iptek

Corona Mewabah, Microsoft Dikabarkan Alami Penurunan Saham Hingga 4 Persen

Penurunan saham yang dialami oleh Microsoft digadang karena terganggunya rantai pasokan perangkat.

terpopuler

  1. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  2. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  3. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  4. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  5. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  6. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  7. Mantan Jenderal Israel: Netanyahu Bikin Israel Kacau Total

  8. Biografi Singkat Abah Guru Sekumpul, Perhiasan Para Ahli Ibadah dari Kalimantan Selatan

  9. Pasang Target, Pansus Banjir Siap Obrak Abrik Masalah Saluran Air Milik Pemprov DKI

  10. Hasil Mediasi Krisdayanti - Raul Lemos dengan AKURAT.CO di Dewan Pers

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan