image
Login / Sign Up

Ilmuan Menemukan Metana Menggelembung di Permukaan Laut Siberia

Jackobus Jack Newa

Image

Permafrost di Kutub Utara mencair dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, menghasilkan metana yang masuk ke atmosfer | MIRROR

AKURAT.CO Metana  terus mengejutkan para ilmuwan dengan tidak hanya dari mana asalnya, tetapi jumlah yang bocor ke atmosferContoh terbaru, dan tentu saja paling dramatis, datang melalui ekspedisi Rusia di Laut Siberia Timur, di mana para ilmuwan menemukan  gelembung metana.

Para ilmuwan dari Universitas Politeknik Tomsk Rusia (TPU) sangat menyadari fenomena ini ketika mereka berangkat untuk mempelajari pencairan lapisan es di Laut Siberia Timur. Tim ini mengumpulkan sampel air laut dan sedimen dari dasar, kolom air dan strata, termasuk di lokasi yang diketahui melalui penelitian sebelumnya untuk menampilkan air mancur gas metana yang timbul melalui degradasi lapisan es.

Analisisnya meliputi studi hidrologi dan geokimia, bersama dengan penggunaan instrumen akustik seismik untuk mengungkap keberadaan air mancur metana ini. Tetapi yang mengejutkan para ilmuwan adalah kemampuan untuk tidak hanya mendeteksi gelembung metana dalam aksi, tetapi melihat ke tepi kapal dan mengamati secara langsung. 

baca juga:

Dalam melihat titik-titik pewarnaan zamrud di tengah perairan Siberia yang gelap, tim melihat gas metana bergerak dari bawah ke permukaan dalam bentuk ribuan gelembung.

Air mancur metana ini berukuran sekitar empat meter kali empat meter (13 x 13 kaki). Alih-alih instrumen ilmiah khusus yang biasanya digunakan untuk mengumpulkan metana, tim hanya bisa meraup gelembung dengan ember.

"Ini adalah air mancur gas paling kuat yang pernah saya lihat. Ini diwujudkan dengan peningkatan konsentrasi metana di udara hingga 16 ppm," kata profesor TPU, Igor Semiletov dalam ekspedisinya yang ke-46 ke Kutub Utara seperti melansir New Atlas. 

Perkembangan semacam ini sering disebut sebagai loop umpan balik perubahan iklim, atau titik kritis, di mana aktivitas manusia memicu peristiwa yang mempercepat efek pemanasan sendiri. Kehilangan es di permukaan adalah contoh lain, mengurangi kemampuan planet kita untuk memantulkan kembali energi Matahari ke ruang angkasa, yang mengarah ke lingkungan yang lebih hangat yang pada gilirannya menyebabkan lebih banyak es mencair.


Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Ini Aktivitas Paling Menyenangkan Saat Berlibur di Kutub Utara

Image

Iptek

Kutub Utara Magnetik Bergerak Cepat, Teknologi Navigasi Kacau

Image

Gaya Hidup

Melihat Desa Cantik yang Terisolasi di Kutub Utara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Tencent Isyaratkan Bakal Buat Gim dengan Karakter Nintendo

Kolaborasi ini diharapkan mampu menarik minat para gamer untuk membeli perangkat Nintendo Switch

Image
Iptek

Sinyal 4G LTE Kini Sudah Masuk Destinasi Wisata Citorek

Layanan broadband 4G LTE Telkomsel sudah bisa dinikmati di kawasan wisata Citorek.

Image
Iptek

Apple AirPods Pro Gold Edition, Earphone Berlapis Emas Seharga Hampir Rp1 Miliar

Apple AirPods Pro Gold Edition yang hanya satu unit ini dipersembahkan oleh Caviar. Bahannya terbuat dari emas 18 karat.

Image
Iptek

'Jajan' via Aplikasi Lebih Hemat

Pengeluaran wajib saat bekerja seperti makan dan minum dapat terjaga.

Image
Iptek

Untuk Hadirkan Fasilitas Hyperscale Data Center Terbesar di Indonesia, DCI Bangun Gedung Baru

JK3 ini merupakan langkah DCI untuk menghadapi lonjakan terhadap kebutuhan hyperscale data center khususnya jelang revolusi industri 4.0.

Image
Iptek

Apple MacBook Pro 16 Rilis Pekan Ini, Harganya Rp34 Jutaan

Apple MacBook Pro 16 yang rilis pekan ini memiliki resolusi layar 3072x1920 piksel dan ditenagai Intel i9 octa-core.

Image
Iptek

Belanja Online Akhir Tahun dengan Program Gosend Golucky

Program yang berlangsung hingga 15 Desember 2019 ini memberikan kesempatan kepada para pengguna setia GoSend Golucky.

Image
Iptek

Hyundai Mobis Kembangkan Teknologi Pengereman Darurat Otonom Belakang

Hyundai Mobis menggunakan radar ultra short range

Image
Iptek

Seberapa Aman Dokumen Sertifikat Elektronik dan Tandatangan Digital?

Indonesia Cybersecurity Forum (ICSF) mengungkapkan sampai saat ini belum ada kasus mengenai Sertifikat Elektronik dan Tandatangan Digital.

Image
Iptek

IDPRO: Pemerintah Harus Siapkan Infrastruktur Sebelum Bangun Data Center Nasional

Infrastruktur yang dimaksud yakni kelistrikan, bandwith, dan fiber optic

trending topics

terpopuler

  1. Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Ruhut: Segera Bubarkan Lembaga-lembaga Ekstrem Kanan dan Kiri

  2. Foto Dipeluk Vicky Prasetyo Tuai Komentar, Sarita Abdul: Bismillah Gak Kena Rayu

  3. Benzema Pilih Bekam sebagai Metode Pemulihan Fisik, Khabib Nurmagomedov Berikan Komentar Mengejutkan

  4. Temui Erick Thohir, Ahok Bakal Jadi Bos Perusahaan Ini

  5. Manfaat Kacang Hijau, Penangkal Ampuh Penyakit Kronis

  6. Viral Siswa SD Muhammadiyah Pakai Peci NU, Warganet: Indahnya Kebersamaan

  7. Curi Rahasia Produk Perusahaan Minyak Senilai Rp14 Triliun, Ilmuwan China ini Diadili Pemerintah AS

  8. Daripada Jadi Direksi BUMN, Ahok Lebih Cocok Jadi Ini

  9. Pemerintah Sepakat Soal Habib Rizieq akan Disampaikan Satu Pintu

  10. Besarnya Dosa Zina dan Hukuman Pedihnya

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta

Image
News

10 Potret Hangat Menhan Prabowo Subianto Jamu Dubes dari Berbagai Negara

Image
News

Dikabarkan Bakal Pimpin Perusahaan BUMN, 8 Potret Terbaru BTP di Berbagai Kegiatan