image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Marak Fintech Ilegal, OJK: Milenial Kalau Mau 'Main Fintech' Cek Dulu Legalitasnya

Rizki Sandi

Image

Sadjito, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ditemui di Kampus UPN Veteran Jakarta, Kamis (12/9/2019) | AKURAT.CO / Rizki Sandi S

AKURAT.CO Belakangan ini sedang marak bermunculan perusahaan Financial Technology (fintech) ilegal di Indonesia, OJK selaku pengawas kegiatan jasa keuangan disegala sektor, mengimbau para milenial untuk cerdas dalam menggunakan fintech.

Pasalnya, pengguna fintech ilegal atau yang tidak terdaftar dan tidak mendapatkan izin dari OJK, tidak akan mendapat perlindungan dari OJK jika sewaktu ditemukan permasalahan.

Sardjito selaku Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa masyarakat khususunya milenial harus lebih cerdas lagi dalam memilih perusahan fintech karena belakangan ini fintech ilegal sedang marak.

baca juga:

"Masyarkat khususnya milenial kalau mau 'main' fintech cek dulu apakah berizin OJK atau engga, kalau tidak berizin maka jika terjadi permasalahan nantinya tidak dapat dilindungi oleh OJK, bisa telfon 157 atau akses website resmi OJK untuk mengetahui daftar fintech berizin" ujar Sardjito kepada Akurat.co saat ditemui usai acara Tantangan dan Peluang Generasi Milenial di Era Ekonomi Digital, di Kampus UPN Veteran Jakarta, Kamis (12/9).

Sardjito menyatakan bahwa saat ini fintech ilegal sudah menjamur cukup pesat dan jumlahnya sudah mencapai ribuan. Padahal, peraturan mengenai fintech telah diberlakukan.

"fintech ilegal itu banyak banget, ribuan yang sudah diminta untuk diblokir oleh Kominfo karena memang mereka tidak terdaftar dan tidak berijin dari OJK," ungkap Sardjito.

"Kalau peraturannya kita sudah ada, sudah ada 113 fintech yang terdaftar di OJK, dan sudah berizin, jadi peraturan kita udah ada tapi masih ada juga yang tidak punya izin atau tidak terdaftar," lanjut Sardjito.

Namun disisi lain Sardjito juga mengharapkan agar Pemerintah untuk segera mengesahkan Undang-Undang (UU)  mengenai peraturan khusus untuk fintech, tetapi tetap mengutamakan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) terlebih dahulu.

"UU fintech Belum ada, karena UU PDP lagi disiapkan oleh pemerintah, harapannya harus segera diselesaikan tapi UU PDP dulu yang diutamakan," tutup Sardjito.

Pasalnya pengesahan RUU ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan konsumen, khususnya dalam industri fintech di mana penggunaan data pribadi konsumen seringkali disalahgunakan dan diakses untuk kepentingan di luar transaksi keuangan yang mereka lakukan.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Iptek

Fintech Asal Brazil, Ebanx, Luncurkan Layanan Dompet Digital untuk Pengguna

Image

Iptek

Fintech Buka Peluang Pembiayaan Perusahaan Sekuriti 

Image

Iptek

Bantu Tingkatkan Kesehatan Keuangan, GoBear Indonesia Luncurkan GoBear Financial Health Index

Image

Iptek

Era Digitalisasi, Sinar Mas Fokus Tingkatkan Literasi Keuangan Lewat Fintech

Image

Iptek

Marak Fintech Bukan Alasan Pola Hidup Masyarakat Jadi Konsumtif

Image

Iptek

Waspadai Maraknya Fintech Ilegal dengan Langkah Berikut

Image

Iptek

Investree Hadirkan Layanan Pinjaman Online Syariah Untuk Pelapak e-Commerce

Image

Iptek

Perusahaan Fintech Ini Pertemukan Petani dan Pemodal

Image

Iptek

AFPI Lindungi Pelanggan Fintek Bermasalah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Facebook Sederhanakan Tampilan Messenger

Namun pihak perusahaan tetap mempertahankan layanan stories pada Messenger

Image
Iptek
Wabah Corona

Google dan Amazon Batasi Perjalanan Karyawan, Khawatir Virus Corona

Kedua perusahaan itu merupakan salah satu pengguna prioritas perjalanan yang menggunakan penerbangan udara

Image
Iptek
Wabah Corona

Wabah Corona Menyebar Cepat di Italia dan Korea Selatan, Apple Pantau Ketat

Italia dan Korsel merupakan negara yang menjadi pemasok komponen Apple

Image
Iptek

Seniman Tanah Air Nh. Dini Jadi Tampilan Google Doodle Hari Ini

Memperingati hari lahir dari ibu Pierre Coffin, seorang sutradara yang sukses dengan Despicable Me

Image
Iptek
Wabah Corona

WHO Buat Akun TikTok untuk Cegah Disinformasi Corona

Demi cegah penyebaran disinformasi virus Corona, WHO buat akun TikTok

Image
Iptek

Garena Update Karakter, Map, dan Scorestreak untuk Call of Duty Mobile

Garena akan memulai Season 4 dengan menghadirkan karakter legendarisnya yakni John ‘Soap’ Mactavish melalui event Battle Pass

Image
Iptek
Wabah Corona

Game Developers Conference 2020 Ditunda Akibat Corona

Ajang Game Developers Conference 2020 resmi ditunda karena khawatir dengan wabah virus Corona

Image
Iptek

Samsung dan Apple Jadi Merek Terlaris 2019

Apple dan Samsung dominasi posisi ponsel paling laris dalam laporan Counterpoint dan Omdia

Image
Iptek

Vivo Pastikan Ponsel V19 Masuk Indonesia

Vivo Indonesia mengonfirmasi ponsel V19 akan hadir pada 10 Maret 2020

Image
Iptek

Gojek Gandeng Kominfo Dorong Literasi Digital Masyarakat

Kominfo menyebut literasi digital masyarakat masih rendah meski jumlah pengguna internet tinggi

terpopuler

  1. 5 Tragedi Pramuka Paling Mengenaskan di Dunia, 3 Anak Diperkosa dan Dipukuli Sampai Mati Saat Berkemah

  2. Perampok Sempat Timbang Emas yang Dicurinya di Tamansari

  3. Pekerja Diupah Rp120 Ribu Per Hari, Ini Omzet Pabrik Masker Ilegal di Cilincing

  4. Maxim hingga Anterin, Ini 7 Ojek Online Terbaru Pesaing Gojek dan Grab

  5. Anies Didukung 212, Pengamat Politik: Semakin Besar Kemungkinan Anies Kehilangan Dukungan Kaum Nasionalis, Islam Moderat, dan Minoritas

  6. Airlangga Lantik Tujuh Hakim Mahkamah Partai Golkar

  7. Menlu Heran Arab Saudi Masukan Indonesia ke Daftar Negara Terjangkit Corona, Ferdinand: Heran Bukan Solusi Bu!

  8. FPI, PA 212, dan GNPFU Ajak Warga Muslim Demo Kedutaan Besar India di Jakarta pada 6 Maret 2020

  9. Ini 5 Aktor Korea dengan Bayaran Termahal di Tahun 2020, Kim Soo-hyun Dibayar Rp2,3 Miliar per Episode!

  10. Istirahatkan D'Angelo Russell, Timberwolves Didenda NBA Rp350 juta

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan