image
Login / Sign Up

Begini Cara Kerja Pendeteksi Gempa Baru BMKG yang Bisa 'Selamatkan' MRT

Yusuf Tirtayasa

Image

Data dari sensor EEWS akan diolah secara automatic dan hasilnya disebarkan ke receiver yang ada di stakeholder atau melalui mobile apps. | dok. BMKG

AKURAT.CO, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tengah mengembangkan sistem peringatan dini gempabumi yang dinamakan 'Indonesia Earthquake Early Warning System' (InaEEWS). Sistem ini akan memberikan informasi lebih dini sebelum gempa kuat melanda suatu kawasan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan sistem ini merupakan hasil kerja sama dengan Institute of Care Life (ICL) Tiongkok. Adapun teknologi yang dijadikan uji coba pembangunan dan kerja sama ini mengacu kepada sistem EEWS di Negeri Tirai Bambu itu.

Uji coba sekaligus soft launching dilakukan oleh Dwikorita bersama Duta Besar Tiongkok dan perwakilan dari ICL pada tanggal 15 Agustus 2019 lalu. Sistem ini tidak hanya membuat masyarakat dapat bertindak lebih cepat menyelamatkan diri, tetapi juga dapat mengamankan objek vital berbasis respons instrumen.

baca juga:

Sensor EEWS akan mengirimkan peringatan ke InaEEWS Center (BMKG). Selanjutnya, data diolah secara otomatis dan hasilnya akan disebarkan ke receiver yang ada di stakeholder atau melalui mobile apps.

Receiver ini juga dapat dipasang pada objek vital seperti kereta cepat, MRT, industri vital, pusat keramaian (mall) dan area pemukiman serta perkantoran.

"Sistem transportasi cepat, MRT, penerbangan, dan industri penting dapat dinon-aktifkan beberapa detik lebih awal sebelum gempa menimbulkan guncangan dan kerusakan," ujar Dwikorita melansir laman resmi BMKG.

Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menuturkan bahwa konsep dasar EEWS menggunakan 'end to end system'. EEWS mencakup tiga sistem, pertama adalah sistem monitoring yang mendeteksi gempabumi di hulu.

Kedua adalah system automatic processing yang mengolah data secara cepat, dan ketiga adalah system diseminasi penyebarluasan informasi/peringatan dini di hilir yang ditujukan kepada masyarakat disertai saran untuk menyelamatkan diri.

"Konsep ini bekerja dengan memanfaatkan selisih waktu tiba gelombang P (pressure) yang datang lebih awal dan gelombang S (shear) yang datang beberapa detik kemudian. Setiap terjadi gempa bumi, gelombang P akan tiba di sensor lebih awal, selanjutnya dalam beberapa detik kemudian tiba gelombang S yang sifatnya destruktif/merusak," urai Rahmat.

Saat terjadi gempa, tambah dia, sensor EEWS akan merekam datangnya gelombang P. Sistem secara spontan menginformasikan estimasi tingkat guncangan yang mungkin terjadi dan waktu kedatangan gelombang S.

Informasi yang diberikan oleh sistem mencakup estimasi intensitas gempa, waktu tiba gelombang S, estimasi magnitudo gempa dan lokasi episenter gempa. Menurut Chinese Northwest Seismology (2002) Vol. 22, ada korelasi antara waktu peringatan dini gempa EEWS dan rasio berkurangnya korban jiwa.

Jika tersedia waktu emas selama 3 detik, maka rasio berkurangnya korban mencapai 14 persen. Sedangkan jika tersedia waktu emas selama 10 detik, maka rasio berkurangnya korban mencapai 39 persen.

"Dan jika tersedia emas selama 20 detik, maka rasio berkurangnya korban mencapai 63 persen," tandas Rahmat.

Sensor-sensor ini akan dipasang di berbagai tempat yang berdekatan dengan sumber gempa megathrust dan sumber gempa sesar aktif.

Editor: Azhar Ilyas

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Fitur Garda Mall Kini Hadir di Aplikasi Garda Mobile Otocare Besutan Asuransi Astra

Garda Mall diharapkan dapat menghasilkan adanya aktifasi lebih dari konsumen

Image
Iptek
Perang Siber

Data Lion Air Bocor, Menkominfo: Bukti RUU PDP Super Urgent

Menkominfo menyebut isu kebocoran data pengguna yang menimpa Lion Air Group menjadi bukti urgensi dari perlindungan data pribadi

Image
Iptek

Japfa Sosialisasi Aplikasi Teknologi Digital di Dunia Peternakan

menyongsong transformasi revolusi agribisnis 4.0, JAPFA telah mengembangkan berbagai teknologi untuk mendukung produksi pertenakan.

Image
Iptek

Realme Juga Luncurkan Realme 5 Pro, Berapa Harganya?

Reamli Pro 5 ditenagai chipset Qualcomm Snapgron 712 AIE dan dilengkapi dengan baterai dengan daya 4035 mAH.

Image
Iptek

Tidak Hanya untuk Menikmati Sajian Multimedia, Facebook TV Portal Juga Bisa Video Call

Facebook TV Portal memungkinkan Anda melakukan panggilan video WhatsApp dan Messenger secara privat.

Image
Iptek

Aplikasi Pocket Casts Kini Bisa Diunduh Gratis

Pocket Casts adalah aplikasi podcast yang kini bisa diunduh gratis dengan opsi berlangganan.

Image
Iptek

Data Pengguna Bocor, Lion Air Group Klaim Pihaknya Korban

Lion Air Group mengklaim pihaknya adalah korban dalam hal kebocoran data dan telah mengambil langkah hukum terkait kasus tersebut

Image
Iptek

Mahasiswa FHUI Beri Pelatihan Digital bagi Warga Desa Rawan Bencana

Mahasiswa FHUI beri pelatihan digital terhadap warga Desa Tunggal Jaya yang beberapa waktu lalu terkena dampak tsunami Selat Sunda.

Image
Iptek

Realme 5 Resmi Meluncur, Berikut Spesifikasi dan Harganya

Realme 5 memiliki baterai yang besar yakni 5000 mAH dan berjalan pada sistem operasi 9.0 ColorOS 6.0

Image
Iptek

X2, Satu Lagi Smartphone Flagship dari Realme

Realme X2 hadir dengan Snapdragon 730G.

trending topics

terpopuler

  1. Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Rocky Gerung: Bong, Hidung Kalian Pasti Makin Panjang

  2. Tsamara: Pengen Marah dan Nangis Rasanya Baca Kayak Gini

  3. 5 Pekerjaan dari Ajang Pencarian Bakat Ini Kian Hilang dari Dunia Hiburan Tanah Air

  4. Syamsuddin: Pengesahan Revisi UU MD3 dan KPK Benar-benar Bikin Negeri Ini Mundur 20 Tahun

  5. Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

  6. Imam Nahrawi TSK, Musni: Publik Apresiasi, Tapi Amat Prihatin Revisi UU Diduga Keras Buat Lemahkan KPK

  7. Soal Menteri Kabinet Kerja Periode Kedua, Tanri Abeng Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik

  8. Biasanya Sering Membela, Kenapa Sekarang Yunarto Kerap Mengkritik Jokowi?

  9. Preview: Usaha AS Roma Menjaga Catatan Positif Saat Hadapi Basaksehir

  10. DPD Serahkan 15 Calon BPK, Tak Ada Tito Sulistio dan Masih Dominan Politisi

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan 'Crazy Rich Medan' Sukanto Tanoto, Minyak hingga Serat Tekstil

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto