image
Login / Sign Up

FOTO Kentut Sapi Sumbang 4 Persen Emisi Gas Rumah Kaca

Seekor sapi merumput di sebuah lapangan di pagi hari saat musim gugur di Saubraz dekat Biere, Swiss, 26 September 2018. PBB mengatakan peternakan juga bertanggung jawab hingga 18 persen gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Menurut data dari Agolin, pabrik pengolahan pakan ternak di Swiss, seekor sapi menghasilkan sekitar tiga ton karbon dioksida per tahun, dan pakan ternak olahan bisa meminimalisir sekitar 10 persennya. Sendawa dan kentut sapi berkontribusi sekitar empat persen emisi gas rumah kaca. REUTERS/Denis Balibouse

Sapi merumput di sebuah lapangan di pagi hari saat musim gugur di Saubraz dekat Biere, Swiss, 26 September 2018. PBB mengatakan peternakan juga bertanggung jawab hingga 18 persen gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Menurut data dari Agolin, pabrik pengolahan pakan ternak di Swiss, seekor sapi menghasilkan sekitar tiga ton karbon dioksida per tahun, dan pakan ternak olahan bisa meminimalisir sekitar 10 persennya. Sendawa dan kentut sapi berkontribusi sekitar empat persen emisi gas rumah kaca. REUTERS/Denis Balibouse

Karyawan di Agolin Swiss, Gerald Grand membuat pakan aditif yang berasal dari senyawa botani, saat bekerja di Biere, Swiss, 26 September 2018. PBB mengatakan peternakan juga bertanggung jawab hingga 18 persen gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Menurut data dari Agolin, pabrik pengolahan pakan ternak di Swiss, seekor sapi menghasilkan sekitar tiga ton karbon dioksida per tahun, dan pakan ternak olahan bisa meminimalisir sekitar 10 persennya. Sendawa dan kentut sapi berkontribusi sekitar empat persen emisi gas rumah kaca. REUTERS/Denis Balibouse

Karyawan di Agolin Swiss, Gerald Grand membuat pakan aditif yang berasal dari senyawa botani, saat bekerja di Biere, Swiss, 26 September 2018. PBB mengatakan peternakan juga bertanggung jawab hingga 18 persen gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Menurut data dari Agolin, pabrik pengolahan pakan ternak di Swiss, seekor sapi menghasilkan sekitar tiga ton karbon dioksida per tahun, dan pakan ternak olahan bisa meminimalisir sekitar 10 persennya. Sendawa dan kentut sapi berkontribusi sekitar empat persen emisi gas rumah kaca. REUTERS/Denis Balibouse

Seekor sapi merumput di sebuah lapangan di pagi hari saat musim gugur di Saubraz dekat Biere, Swiss, 26 September 2018. PBB mengatakan peternakan juga bertanggung jawab hingga 18 persen gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Menurut data dari Agolin, pabrik pengolahan pakan ternak di Swiss, seekor sapi menghasilkan sekitar tiga ton karbon dioksida per tahun, dan pakan ternak olahan bisa meminimalisir sekitar 10 persennya. Sendawa dan kentut sapi berkontribusi sekitar empat persen emisi gas rumah kaca. REUTERS/Denis Balibouse

Karyawan di Agolin Swiss, Gerald Grand membuat pakan aditif yang berasal dari senyawa botani, saat bekerja di Biere, Swiss, 26 September 2018. PBB mengatakan peternakan juga bertanggung jawab hingga 18 persen gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Menurut data dari Agolin, pabrik pengolahan pakan ternak di Swiss, seekor sapi menghasilkan sekitar tiga ton karbon dioksida per tahun, dan pakan ternak olahan bisa meminimalisir sekitar 10 persennya. Sendawa dan kentut sapi berkontribusi sekitar empat persen emisi gas rumah kaca. REUTERS/Denis Balibouse

Karyawan di Agolin Swiss, Gerald Grand membuat pakan aditif yang berasal dari senyawa botani, saat bekerja di Biere, Swiss, 26 September 2018. PBB mengatakan peternakan juga bertanggung jawab hingga 18 persen gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Menurut data dari Agolin, pabrik pengolahan pakan ternak di Swiss, seekor sapi menghasilkan sekitar tiga ton karbon dioksida per tahun, dan pakan ternak olahan bisa meminimalisir sekitar 10 persennya. Sendawa dan kentut sapi berkontribusi sekitar empat persen emisi gas rumah kaca. REUTERS/Denis Balibouse

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Abdul Aziz Prastowo

komentar

Image

0 komentar

trending topics

terpopuler

  1. Pasukan Oranye Serahkan Rp26 Juta ke Gubernur Anies, Buat Apa?

  2. Soroti Kepemimpinan Anies, Pengamat: Jangan Berjanji Kalau Tidak Bisa Dijangkau

  3. Polda Jatim: Kami Tidak Terpancing dengan Pernyataan Ahmad Dhani

  4. 10 Potret Kebersamaan Lydia Kandou dan Jamal Mirdad Meski Telah Lama Berpisah

  5. Disindir Anies Baswedan, Djarot: Gitu Saja Dibawa ke Hati

  6. China Siap Luncurkan Pesawat Tempur yang Mampu Angkut Peledak 10 Ton

  7. Yordania Taklukkan Vietnam, Irak Ditahan Thailand

  8. Bima Sakti Iri dengan Andritany dan Egy Maulana Vikri, Piala AFF

  9. Soal Penolakan Tol Bawen - Jogjakarta, Jokowi : Pusat Akan Beri Keputusan Secepatnya

  10. Dana Haji Digunakan untuk Infrastruktur, Ini Klarifikasi Menag

fokus

Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia

kolom

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

Cerita Ketut Suarjana 

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Mimpi Munsiah yang Buta untuk Pendidikan Anaknya

Image
Ekonomi

Semringah Produsen Minuman Herbal Indonesia Merangsek Pasar Korea