image
Login / Sign Up

Quipper, Zenius dan Solve Education! Kompak Serukan Industri Edtech Indonesia

Azhar Ilyas

Image

Sharing session, ketiga perwakilan dari Quipper, Zenius dan Solve Education! saat berbagi pengalamannya ketika mewakili Indonesia di Ajang Edutech Asia Summit 2018 pada acara media gathering Selasa, 28 Agustus 2018 | DOK. Quipper, Zenius dan Solve Education!

AKURAT.COEducation Technology atau Edtech dikenal sebagai salah satu bentuk transformasi pendidikan. Dan hal itu sudah berlangsung selama beberapa tahun belakangan ini. 

Edtech semakin diminati dan diimplementasikan di banyak negara, terutama kawasan Asia. Jumlah populasi sangat besar, luas wilayah, dan kurang meratanya akses pendidikan berkualitas menjadi beberapa isu masalah penting yang dialami negara-negara Asia.

baca juga:

Di Cina, sebagai pengguna internet terbanyak di Asia, industri Edtech tumbuh paling pesat. Sebut saja, Yuanfudao yang merupakan unicorn Edtech pertama di Cina, menyusul Baiju di India, lalu Quipper yang menguasai pasar Edtech di Jepang, Filipina, dan Indonesia.

Namun, persentase penggunaan di Asia masih terbilang sedikit bila dibandingkan negara-negara di kawasan barat. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu internet high-bandwith yang belum mumpuni, tingkat pendapatan rendah, dan juga penguasaan bahasa Inggris yang masih kurang.

Nah, demi melancarkan industri Edtech, hadir lah beberapa layanan pendidikan berbasis teknologi misalnya, Quipper. Jadir pertama kali di Indonesia pada 2015, Quipper memberikan layanan bebas biaya melalui Quipper School yang memudahkan guru dan siswa dalam mengatur kelas secara online. Kemudian, menyusul keluarnya layanan Quipper Video yang memudahkan siswa belajar mandiri melalui video streaming yang penggunaan bandwith-nya dapat disesuaikan dengan resolusi video dan kualitas jaringan internet.

”Sebagai negara terbesar di ASEAN, Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan Edtech tercepat. Sebagai pionir Edtech di Indonesia, kami sangat mendukung perkembangan Edtech yang sangat dinamis dengan hadirnya pemain yang semakin banyak. Kami berharap industri Edtech di Indonesia semakin tumbuh sehat, tepat, dan terarah,” ungkap Takuya Homma, Founding Member Quipper dan Country Manager Quipper Indonesia, dikutip dari keterangan resmi tertulisnya, Rabu (29/8).

Ada juga Zenius, perusahaan Edtech yang memiliki perhatian khusus terhadap pemahaman konsep dan penalaran ilmiah di samping pemanfaatan teknologi. Sabda PS selaku founder Zenius mengatakan dinamisnya perkembangan dunia saat ini. Sangat penting bagi peserta didik Indonesia untuk memiliki keahlian kognitif dan kemampuan dasar berpikir yang kuat agar dapat terus beradaptasi.

Selain Quipper dan Zenius, ada juga Solve Education! yang merupakan organisasi nirlaba yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri Edtech di Indonesia.

Sebagai organisasi nirlaba, Solve Education! berfokus pada perbaikan motivasi dan cara belajar. Melalui riset yang dilakukan oleh mereka ditemukan fakta bahwa gamification merupakan faktor dominan yang berperan penting dalam perbaikan motivasi belajar anak.

Baik Quipper, Zenius dan Solve Education! ketiganya berfokus pada konten berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pelajar di Indonesia. Konten dan tenaga pengajar atau guru dianggap menjadi fondasi utama dalam industri Edtech, karena kedua hal tersebut bagaikan dua sisi mata uang yang saling berhubungan satu sama lain.

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek
eSports

Delapan Tim Terbaik Siap Bertanding di Mobile Legends Profesional League Musim Ini

Enam tim dengan poin terbaik berhak lolos dari fase kualifikasi

Image
Iptek

Benamkan Teknologi Terkini, Laptop Omen Terbaru Mudahkan Gamer

Laptop gaming Omen 15-dc1077TX miliki mesin yang tunjang kegiatan gaming para gamer

Image
Iptek

Kominfo Pilih 18 Produk TIK Lokal Jadi Perwakilan di Asean ACT 2019

Kominfo menyebut dari 196 produk yang terdaftar, dipilih 18 produk terbaik untuk mewakili Indonesia di Asean ACT 2019.

Image
Iptek
eSports

Sajikan Format Kompetisi Berbeda, Moonton Gelar Mobile Legends Season 4

Moonton sebut MPL ID season keempat ini lebih mementingkan serta mendukung ekosistem eSports di Indonesia

Image
Iptek
eSports

Janjikan Kejutan dan Hadiah Lebih Besar, UniPin Siap Helat Grand Final SEACA 2019

Free Fire dan Tekken 7 menjadi gim baru yang hadir pada ajang SEACA 2019

Image
Iptek

Fasilitasi Gamer, Lazada-Hewlett Packard Jalin Kerjasama

Terdapat produk HP yang tersedia ekslusif di Lazmall di antaranya adalah notebool HP 14, HP 15, dan laptop gim OMEN.

Image
Iptek

Honestbee untuk Sementara Tangguhkan Bisnisnya di Malaysia

Alasan penangguhan ini terkait dengan komitmen keuangan bisnis.

Image
Iptek

2020, Apple Watch akan Gunakan Layar LED Mikro

Produsen yang menjadi pemasok Apple Watch berasal dari Taiwan.

Image
Iptek

Untuk Pebisnis Muda, Ini Spesifikasi Laptop ThinkBook Series

Mengusung konsep 3S yakni Stylish, Security dan Service.

Image
Iptek

Roket Chandrayaan-2 Meluncur, India Catat Sejarah

India akan menjadi negara keempat setelah Cina yang mengirimkan roket dan mendarat di bulan.

trending topics

terpopuler

  1. FPI Klaim Habib Rizieq Tidak Bermasalah di Arab, Ferdinand: Masa Menikahkan Dijadikan Bukti?

  2. Disebut Jadi Menko Perekonomian Pengganti Darmin, Ini Jawaban Airlangga Sambil Tersenyum

  3. Sesama Anggota Satpol PP Kota Bogor Saling Kontak Fisik di Bogor

  4. Ketum PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat, Novel Bamukmin: Pengkhianat

  5. Anies Baswedan Dihadang Sopir Kopaja

  6. 8 Gunung Berapi Paling Berbahaya di Dunia, Dua dari Indonesia

  7. 10 Potret Manis Masayu Anastasia Bareng Anak, Hot Mama Abis!

  8. Demi Kepentingan Nasional, Pemerintah Harus Segera Panggil Zain

  9. Makin Cantik dan Elegan, 10 Potret Terbaru Song Hye-kyo

  10. Akhirnya, Pos Indonesia Buka Suara Soal Isu Bangkrut

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pohon Beringin Itu Akankah Kembali Rindang?

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude