Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Fitur 'Jejaki' Permudah Warga DKI Dapatkan Informasi Covid-19

Sulthony Hasanuddin

Lawan Covid-19

Fitur 'Jejaki' Permudah Warga DKI Dapatkan Informasi Covid-19

Aplikasi Jakarta Kini | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Aplikasi Jakarta Kini (Jaki) yang diusung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, memperkenalkan fitur baru 'Jejaki' demi mempermudah warga mendapatkan informasi terkini dan terpercaya terkait Covid-19. Bahkan, segala kebutuhan yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan Covid-19 terkumpul menjadi satu di fitur tersebut.

Kepala BLUD Jakarta Smart City, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Yudhistira Nugraha mengungkapkan bahwa warga Jakarta, baik yang menetap maupun sekadar beraktivitas, tidak perlu lagi mengakses bermacam-macam situs berbeda untuk mencari data atau informasi mengenai pandemi.

"Jejaki berperan sebagai integrator yang mengintegrasikan layanan, serta aplikasi pencegahan Covid-19 dari pemerintah pusat. Lima fitur utama dalam Jejaki, antara lain Contact Tracing, Zonasi, Checkpoint Monitoring, dan tes mandiri JakCLM yang merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah lembaga," jelas Yudhistira.

baca juga:

Fitur Contact Tracing

Sub-fitur ini dapat melacak warga yang melakukan kontak dengan orang terjangkit Covid-19. Hal ini merupakan pengintegrasian aplikasi PeduliLindungi dari Kemenkominfo ke dalam fitur Jejaki.

PeduliLindungi dalam melakukan contact tracing menggunakan data yang diperoleh dalam gawai pengguna JAKI dengan bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Ketika ada gawai lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi, maka akan terjadi pertukaran id anonim yang akan terekam oleh masing-masing gawai.

"PeduliLindungi selanjutnya akan mengidentifikasi orang- orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19. Namun, untuk memanfaatkan fitur Contact Tracing pada Jejaki ini, masyarakat perlu pastikan sudah mengunduh atau terdaftar pula dalam aplikasi PeduliLindungi," ungkap Yudhistira.

Fitur Zonasi

Fitur ini akan menampilkan status di setiap daerah yang terbagi menjadi tiga, yaitu zona risiko tinggi dengan warna merah, zona risiko sedang berwarna kuning, dan zona risiko rendah yang dilambangkan dengan warna hijau.

Pemberian status ditentukan berdasarkan jumlah kasus Covid-19 yang tercatat pada area kelurahan pengguna berada. Selain notifikasi status zona, fitur zonasi juga akan memberikan data jumlah pasien positif terkonfirmasi, jumlah suspek, jumlah kontak erat, jumlah pasien sembuh, dan jumlah pasien meninggal dunia.

"Untuk mendapatkan hasil yang lebih presisi, zonasi juga menyediakan fitur pemindaian dengan radius atau jangkauan yang dapat diatur sendiri," katanya.

Fitur ini mendapatkan informasi dengan memanfaatkan pendeteksian lokasi dari fitur GPS (Global Positioning System) pada gawai pengguna. Untuk mendapatkan angka infeksi pada suatu daerah.

Fitur tes mandiri

Fitur yang memungkinkan pengguna dapat melakukan tes secara mandiri untuk mengukur seberapa besar risiko terpapar Covid-19. Fitur ini melanjutkan program Corona Likelihood Metric yang digagas Pemprov DKI bersama Harvard CLM Team.

"Hasil pemeriksaan, telah didukung dengan teknologi Machine Learning dan ditentukan berdasarkan kondisi kesehatan serta riwayat bepergian dan riwayat kontak pengguna," jelas pimpinan Jakarta Smart City itu.

Menurutnya, warga sudah berpartisipasi dan berupaya mencegah munculnya klaster baru dengan mengakses aplikasi tersebut. Dalam penyediaan fungsi pengecekan ini, Pemprov DKI berkolaborasi dengan pengembang aplikasi Jejak dan IDQ.

"Kedua aplikasi tersebut yang saat ini terintegrasi dalam fitur Checkpoint Monitoring Jejaki, sama-sama memanfaatkan teknologi pemindaian QR Code untuk memantau arus keluar-masuk pengunjung gedung. Fitur ini juga merupakan bagian dari upaya pengawasan (monitoring) terhadap aturan kapasitas maksimal gedung selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," tambah Yudhistira.

Sementara itu, Herman Zakaria, warga yang tinggal di Gelora, Jakarta Pusat mengaku sangat terbantu oleh fitur Jejaki pada aplikasi JAKI itu. Kini ia dapat mengetahui kondisi penyebaran Covid-19 dengan cepat dan akurat.

"Sangat memudahkan sekali. Kita klik zonasi misalnya, ada daftar jumlah kasus terkonfirmasi di area kelurahan sekitar plus jaraknya," katanya.

Ia menambahkan, kemudahan dalam mengakses layanan tes mandiri yang hanya dengan memasukkan nomor identitas, dapat menginformasikan pengguna jika gejala yang dialami berpotensi positif Covid-19.

Namun, Herman juga mengeluhkan aplikasi JAKI yang menurutnya tidak praktis dan masih kurang memudahkan masyarakat, karena harus mengunduh aplikasi lain seperti Pedulilindungi agar dapat menikmati fitur contact tracing.

"Ini sudah sangat bagus, tapi masih harus install aplikasi lainnya. Enggak masalah sih, tapi jadi mengurangi tingkat keringkasan. Semoga ke depannya lebih simple," keluhnya.

Editor: Azhar Ilyas

Sumber: Antara

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Kominfo Bantu Kemenparekraf Sediakan Sinyal 4G di Objek Wisata Unggulan

Kementerian Komunikasi dan Informatika mempererat kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Image
Iptek

Mercedes-Benz Indonesia Sediakan Layanan Uji Emisi di 6 Diler

Para pemilik kendaraan Mercedes-Benz dapat melakukan uji emisi dengan mengunjungi langsung diler terdekat

Image
Iptek
M2 World Championship

M2 World Championship: Tim Myanmar dan Filipina Melaju Mulus ke Playoff

Burmese Ghouls dari Myanmar dan Omega Esports dari Filipina sukses menjadi juara di masing-masing grupnya

Image
Iptek
Lawan Covid-19

Hasil Penelitian Ungkap Smartwatch Mampu Deteksi Gejala Awal Covid-19

Smartwatch diklaim dapat memberikan informasi yang dapat membantu dalam menentukan kemungkinan infeksi Covid-19

Image
Iptek

Signal Kembali Normal Usai Alami Gangguan Selama 24 Jam

Signal sebelumnya mengalami masalah akibat mengakomodasi jutaan pengguna baru

Image
Iptek

Sempat Telan Korban, Uji Coba Mobil Otonom Uber di AS Dapat Lampu Hijau

Departemen Transportasi Pennsylvania telah memberikan izin kepada Uber

Image
Iptek

Snapchat: 'Surga' Privasi Online

Snapchat menjadi media sosial yang luar biasa adalah kemampuannya untuk mengontrol privasi

Image
Iptek

Cuma Rp1 Jutaan, ini Rekomendasi 4 HP Murah RAM 3 GB dan Baterai Besar

Ini rekomendasi 4 smartphone RAM 3 GB dan baterai besar satu jutaan

Image
Iptek

Makin Populer, Telegram Blokir Belasan Saluran Provokatif di Platformnya

Telegram punya fitur channel atau saluran yang dapat menampung pengguna dengan jumlah tidak terbatas

Image
Iptek

Google Temukan 164 Aplikasi Bodong, Pengguna Android Diminta Cek Daftar Unduhan

Pengguna Android didesak untuk segera memeriksa aplikasi yang diinstal di ponsel cerdas mereka

terpopuler

  1. Uang Dipegang Orangtua, Fathin Shidqia Tidak Tahu Ayahnya Beli Rumah Mewah

  2. 4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

  3. Jokowi Tunjuk Marullah Jadi Sekda, Anies Cs Tak Bisa Membantah

  4. Kocak! Humor Gus Dur tentang Jamaah Haji NU dan Kuli Arab

  5. Ajaib! Hutang Segunung Bisa Lunas Jika Kamu Mau Mengamalkan ini

  6. Azyumardi Azra: Tidak Ada Negara Islam Sukses Membangun Peradaban

  7. Risma dan Susi Pudjiastuti Berpeluang Lawan Anies Baswedan di Pilgub DKI 2022

  8. BMKG Prediksi Banjarnegara dan Purbalingga Peluang Hujan Dua Hari ke Depan

  9. Operasi Pembalakan Liar, Polisi Amankan Ratusan Kayu Meranti di Hutan Murojambi

  10. 7 Meme Lucu Laga MU vs Liverpool, Wasitnya Bingung Mencet Tombol VARPoll atau Penchester

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Image
Video

VIDEO Resesi, Cukuplah Sampai di Sini | N. Siklo

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf