Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kominfo dan Bawaslu Tingkatkan Koordinasi Penanganan Konten Pilkada 2020

Azhar Ilyas

Kominfo dan Bawaslu Tingkatkan Koordinasi Penanganan Konten Pilkada 2020

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedi Permadi dalam konferensi pers virtual dari Press Room Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (18/11/2020) | Kominfo

AKURAT.CO, Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan koordinasi pengawasan dan penanganan terhadap konten-konten yang terkait Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2020 terus ditingkatkan. Pengawasan dan penanganan itu juga menjadi komitmen antara Kementerian Kominfo dan Badan Pengawas Pemilu RI.   

“Kementerian Kominfo tentu menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan Bawaslu untuk sinergi yang saat ini sedang dan terus berjalan di dalam memastikan  kualitas Pilkada yang bersifat langsung, umum, bebas dan rahasia, (luber), dengan menjunjung asas kejujuran dan keadilan (jurdil),” ujar Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedi Permadi dalam Konferensi Pers secara virtual dari Press Room Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (18/11/2020).

Menurut Jubir Dedi Permadi, sinergitas yang terbangun antara Kementerian Kominfo  dan Bawaslu akan terus berjalan. Bahkan lebih diperkuat lagi dengan adanya kunjungan Bawaslu ke Kementerian Kominfo hari ini.

baca juga:

“Kunjungan pada siang hari ini bertujuan untuk semakin merekatkan alur koordinasi untuk memastikan ruang digital yang sehat selama masa pilkada yang sedang berlangsung,” tegasnya.

Jubir Kementerian Kominfo menyambut baik inisiatif dari Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum dan penyelenggara Pilkada serta pihak-pihak berkepentingan lain yang terus konsisten meningkatkan kualitas koordinasi bersama pemerintah dalam penanganan konten negatif di ruang digital.

Menurut Jubir Dedi Permadi, Kementerian Kominfo mendapatkan amanat untuk menjaga ruang digital Indonesia tetap kondusif, termasuk pada masa Pilkada Serentak 2020, “Hal ini diamanatkan salah satunya melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 40 ayat 2,” jelasnya.

Dalam Pasal 40 ayat 2 disebutkan “Pemerintah melindungi kepentingan umum dari segala jenis gangguan sebagai akibat penyalahgunaan Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik yang mengganggu ketertiban umum, sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan”.

Mengacu pada ketentuan itu, Jubir Kementerian Kominfo menegaskan kesungguhan untuk melaksanakan pengawasan konten dengan sebaik-baiknya. Jubir Kominfo Dedi menyebutkan bentuk ejawantahan salah satunya melalui siber drone atau patrol siber yang dimiliki oleh Kementerian Kominfo.

Cyberdrone atau lebih dikenal dengan mesin AIS tersebut berfungsi dalam melakukan pemantauan selama 24 jam nonstop terhadap konten-konten dengan muatan negatif di internet. Setelah itu kita melakukan penanganan konten termasuk juga pemutusan akses atau sering disebut sebagai proses takedown,” jelasnya.

Lebih lanjut Jubir Dedi Permadi menjelaskan proses takedown sendiri dikerjakan bersama dengan platform digital atau media sosial di mana muatan negatif atau penyebaran informasi salah tersebut berada.

“Selama masa pilkada 2020, Kementerian Kominfo, Bawaslu dan juga KPU bekerja sama untuk menangani aduan konten negatif dari masyarakat maupun pasangan calon yang ada di daerah. Selain itu, Kominfo, Bawaslu, dan KPU juga melakukan verifikasi akun media sosial peserta Pilkada 2020,” ungkapnya.

Kementerian Kominfo bersama KPU dan Bawaslu telah menyepakati kerja sama melalui Deklarasi Internet Indonesia Lawan Hoaks dalam Pilkada 2020 serta Penandatanganan Nota Kesepakatan Aksi/Memorandum of Action tentang Pengawasan Konten Internet dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. Dua agenda kerja sama itu ditandatangani langsung oleh Menteri Kominfo, Ketua Bawaslu dan Ketua KPU pada tanggal 28 Agustus 2020 lalu, yang didukung dan disaksikan oleh berbagai platform digital di Indonesia. 

Pastikan Ruang Siber Sehat

Selama masa Pilkada berlangsung, Kementerian Kominfo bersama juga dengan Bawaslu dan KPU melakukan penanganan isu hoaks terkait dengan penyelenggara pemilu dan pelaksanaan pemungutan suara, termasuk penangan konten dugaan kecurangan sosialisasi dan literasi digital terkait pelaksanaan serta analisis isu pelaksanaan pilkada 2020.

“Kementerian Kominfo sejak tanggal 1 September sampai 18 November 2020 telah menemukan 38 isu hoaks terkait dengan Pilkada 2020,” ujar Jubir Kementerian Kominfo.

Dari 38 temuan isu tersebut, Jubir Dedi Permadi menyebutkan tersebar sebanyak 217 hoaks di berbagai platform digital. Bawaslu dalam hal ini telah melakukan verifikasi dan menyatakan 77 temuan melanggar ketentuan yang berlaku.

“Saat ini ada 64 muatan yang sedang ditindaklanjuti dan 13 konten sudah dilakukan takedown,” tandasnya

Jubir Kementerian Kominfo mengajak masyarakat yang merasa ada masalah atau menemukan konten dengan muatan negatif di internet terkait dengan Pilkada, dapat menyampaikan aduan kepada Kementerian Kominfo melalui website aduankonten.id, email [email protected] serta akun WA bernomor 0811-922-4545.

Menurut Jubir Dedi Permadi, laporan aduan di Bawaslu bisa disampaikan pada kanal yang dikelola Bawaslu yaitu bawaslu.go.id, aplikasi GOWASLU, dan akun WA bernomor 0811-1414-1414. " Sinergi antara Bawaslu dan kominfo di dalam memastikan ruang siber yang sehat di masa Pilkada 2020, tandasnya.

Jubir Kementerian Kominfo mengharapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 akan dapat berlangsung dengan baik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Kita berharap pemilu tahun ini dapat berjalan dengan tetap mentaati protokol kesehatan agar visi nasional kita, tujuan nasional kita di dalam penanganan Covid-19 yakni Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit, dapat kita kerjakan bersama-sama termasuk di dalam pesta demokrasi Pilkada 2020,” ungkapnya.

Penanganan Pelanggaran

Konferensi Pers Virtual mengenai Pengawasan dan Penanganan Konten Pilkada 2020 didahului dengan papaparan Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengenai hasil temuan dan laporan konten berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. 

Menurut Fritz Edward Siregar, sejak 26 September 2020, Bawaslu menerima laporan yang berkaitan dengan pelanggaran Pilkada di internet dari Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo.

"Sampai dengan tanggal 18 November 2020 terdapat 38 jumlah isu hoaks di internet baik, misalnya mengenai penundaan Pilkada atau Pilkada tidak jadi dilaksanakan atau kesulitan-kesulitan dan informasi yang terjadi selama ataupun yang akan terjadi pada proses di Pilkada," jelasnya. 

Selain itu, Bawaslu juga telah menerima 217 tautan dari Kementerian Kominfo dan telah melakukan analisis. "Hasilnya terdapat 65 tautan melanggar Pasal 69 Huruf C Undang-Undang Pilkada. Kemudian 10 tauta yang melanggar pasal 62 PKPU 13/2020 dan 2 tautan yang melanggar Pasal 28 UU ITE karena  berisi berita bohong atau disinformasi," papar Fritz Edward Siregar.

Bawaslu juga menerima laporan melalui laman situs bawaslu.go.id. Total sebanyak 9 laporan masuk dan satu laporan menurut Fritz Edward Siregar diduga melanggar pasal 62 PKPU 13/2020 jo. Pasal 187 ayat (1) UU Pilkada. 

Mengenai laporan dugaan pelanggaran kampanye melalui media sosial, Bawaslu menerima laporan dari petugas pengawas mobile melalui form A online. "Per 29 Oktober 2020, ada 36 laporan dugaan pelanggaran kampanye melalui media sosial yang masuk melalui form A Online," jelas Fritz Edward Siregar.

Fritz Edward Siregar pula memaparkan temuan hasil pantauan Iklan Kampanye Aktif di Ad Library Facebook total sebanyak 105 iklan aktif selama masa kampanye"Sebanyak 49 iklan kampanye atif per 21 Oktober 2020 dan pada 29 Oktober 2020 ada 12 iklan kampanye. Ada pula 20 iklan kampanye aktif per 6 November 2020 dan per 13 November 2020 sebanyak 24 iklan kampanye aktif," jelasnya. 

Di kanal typeform aduan, Bawaslu juga menyebutan adanya 10 laporan dengan rincian 5 laporan berkaitan dengan pelanggaran larangan kampanye. "Ada 4 laporan berkaitan dengan ujaran kebencian dan 1 laporan terkait disinformasi," jelas Fritz Edward Siregar. 

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyatakan saat ini Bawaslu sudah memeriksa 380 konten internet dan telah mengajukan take down konten. "Jumlah tautan yang dimintakan untuk takedown sebanyak 182 konten," jelasnya.  

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Iptek

Hadiri Forum ASEAN, Kominfo Tekankan Perlindungan Data WNI

Image

Iptek

Kominfo Hadirkan Chatbot WhatsApp Permudah Pendataan Penerima Vaksin

Image

Iptek

Ini Peringkat Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz 2360 -2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler

Image

Iptek

Ini Hasil Evaluasi Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz 2360-2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler

Image

Iptek

Dukung Transformasi Digital Indonesia, Pemerintah Bangun Infrastruktur Maju Satu Dekade

Image

Iptek

Ajak Warganet Meriahkan SNF 2020, Menkominfo: Sebarkan Semangat Positif dan Kreatif

Image

Iptek

Komitmen Kominfo Jalankan Kebijakan Transformatif untuk Ciptakan Ekosistem Digital Mumpuni

Image

Iptek

Kemkominfo Fokus Benahi Kualitas Informasi dengan JARKOM

Image

Iptek

Kominfo Uji Coba Tahunan Penyampaian Informasi Kebencanaan Melalui SMS Blast Tahun 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Nomor Telepon WhatsApp Kita Tersebar di Google?

Seorang peneliti mengklaim bahwa nomor telepon pengguna yang terkait dengan web WhatsApp dapat ditemukan di Google

Image
Iptek

Waduh, Pemerintah Inggris Berikan Laptop Berisi Malware ke Para Pelajar

Beberapa laptop yang diberikan di Inggris untuk mendukung anak-anak yang sekolah di rumah selama pandemi ternyata mengandung malware

Image
Iptek

Hankook Resmi Menjadi Ban Orisinal untuk Seri RS SUV Terbaru Audi

Melanjutkan tradisi, Hankook Tire kembali menjadi ban orisinal seri terbaru dari Audi

Image
Iptek

POCO M3 Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya

POCO M3 menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 662

Image
Iptek

Resmi Jual Reno5, OPPO Indonesia Tawarkan Opsi Tukar Tambah

OPPO Reno5 sendiri resmi meluncur di Indonesia pada 12 Januari lalu

Image
Iptek
PMGC 2020

Melempem di Hari Pertama Grand Final PMGC 2020, 2 Tim Indonesia Tempati Posisi Bawah

BTR RA dan Aerowolf bahkan tak sanggup menembus lima besar

Image
Iptek

MSI Berambisi Bikin Laptop Selain Gaming di Tahun 2021

Perusahaan teknologi asal Taiwan dengan keunggulan produk laptop gaming Micro-Star International (MSI) berencana menjangkau lebih banyak

Image
Iptek

Signify Hadirkan Layanan Cetak 3D Luminer di Indonesia

Perusahaan teknologi pencahayaan Signify memperkenalkan layanan pencetakan 3D untuk luminer di Indonesia

Image
Iptek

Bocor! Ini Spesifikasi Lengkap Huawei Mate X2

Huawei Mate X2 yang dapat dilipat telah mengantongi sertifikasi TENAA sejak November 2020

Image
Iptek

Bluebird Luncurkan Versi Anyar Aplikasi MyBlueBird 5 dengan Beragam Fitur Baru

Peluncuran versi terbaru MyBlueBird 5 dilengkapi dengan kehadiran dari beragam fitur terbaru

terpopuler

  1. Penduduk Mulai Tinggalkan Pulau Jawa, Apa yang Terjadi?

  2. Menyingkap Akar Keturunan Joe Biden, Ternyata Berdarah Irlandia

  3. Sudjiwo Tedjo Usulkan Mahfud MD Perintahkan Kapolri Baru untuk Larang Istilah Kadrun dan Cebong

  4. Latih 4 Kebiasaan Baik Ini, Maka Kamu Akan Jauh dari Utang

  5. Rustam Ibrahim Sebut Mensos Risma Versi Perempuan dari Kepemimpinan Jokowi

  6. Viral Reaksi Haru Suami Mengetahui Istrinya Hamil Setelah Menanti 5 Tahun

  7. Pelaku Pelecehan Seksual ke Istrinya Ditangkap, Isa Bajaj Ucap Syukur

  8. Tempat Munculnya Puting Beliung Raksasa, Ini 5 Fakta Penting Waduk Gajah Mungkur

  9. 7 Meme Lucu Kekalahan Madrid, Kalah sama Kiper 41 Tahun dan Dijebol Tukang Ledeng

  10. 5 Ilustrasi Kece Gambarkan Karier Ronaldo Penuh Rekor dan Piala

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot