image
Login / Sign Up

Kini, Masyarakat Bisa Buat Janji Test COVID-19 di Sejumlah Rumah Sakit Lewat Aplikasi Halodoc

Rizki Sandi

Image

Langkah yang harus dilakukan pengguna Halodoc untuk membuat janji melakukan swab test di Rumah Sakit, Senin (20/4/2020) | Dok. Halodoc

AKURAT.CO Guna membantu upaya pemerintah dalam memperluas pelaksanaan tes masif COVID-19, Halodoc bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit dalam penyediaan tes cepat (rapid test) dan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau yang lebih dikenal dengan swab test  COVID-19

Melalui kolaborasi ini, masyarakat umum bisa dengan mudah memesan paket layanan kesehatan dan tes COVID-19 secara online melalui aplikasi Halodoc mulai 20 April 2020. 

Saat ini, kerja sama tersebut telah dijalin dengan lebih dari 20 rumah sakit yang tersebar di Jabodetabek hingga Karawang, diantaranya rumah sakit Mitra Keluarga, rumah sakit St. Carolus, RS Mayapada, RS Primaya, dan rumah sakit Bina Husada Cibinong.

baca juga:

Perluasan tes COVID-19 secara masif berperan penting terhadap upaya percepatan penanganan COVID-19. Sehingga, jumlah pengidap COVID-19 dapat segera terpetakan dan selanjutnya diisolasi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Untuk merespon kebutuhan tersebut, Halodoc menghubungkan masyarakat dengan sejumlah rumah sakit yang menyediakan beragam paket layanan kesehatan yang bisa dipilih masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatannya masing-masing, seperti layanan cek lab, buat janji dengan dokter RS hingga rapid test dan tes PCR untuk mendeteksi COVID-19. Semuanya dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Halodoc," CEO Halodoc, Jonathan Sudharta melalui keterangan resmi yang diterima AkuratIptek, Senin (20/4/2020).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam berbagai kesempatan juga menekankan urgensi kehadiran layanan tes yang efektif bagi masyarakat luas. Berdasar data WHO, sekitar 80 persen pasien COVID-19 di dunia hanya mengalami gejala ringan, dan bisa sembuh dengan perawatan di rumah tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Untuk mengakses paket layanan kesehatan tersebut, pengguna cukup memilih menu ‘COVID-19 test’ yang ada di halaman awal aplikasi Halodoc lalu pilih fasilitas tes yang dibutuhkan. Namun, pengguna harus memastikan bahwa aplikasi Haodoc yang digunakan adalah versi terbaru.

Setelah itu, pengguna dapat memilih lokasi rumah sakit, hari dan waktu tes, serta paket layanan yang diinginkan untuk rapid test, PCR, atau paket pemeriksaan kesehatan lainnya.

pengguna diwajibkan untuk melengkapi data diri dengan mengunggah foto kartu identitas sebagai kelengkapan proses pendaftaran dan menyelesaikan proses pembayaran. Bukti pendaftaran akan didapatkan melalui SMS dan notifikasi di aplikasi Halodoc untuk digunakan kembali saat registrasi di lokasi tes.

test PCR atau yang lebih dikenal dengan swab test dilakukan dengan mengambil cairan tubuh yang paling banyak mengandung virus, seperti melalui hidung, tenggorokan, dan dahak. Sementara itu, rapid test dilakukan dengan menggunakan sampel darah dan berbasis deteksi antibodi.

Kedua metode ini merupakan langkah pertama untuk surveilans epidemiologi atau kegiatan analisis secara sistematis dan terus menerus terhadap penularan penyakit sebelum penelusuran kontak kepada masyarakat yang kemungkinan terpapar COVID-19.

"Apabila ditemukan hasil reaktif (positif), baik dari rapid test maupun PCR, dokter akan mengevaluasi tingkat gejala pasien untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, apakah perlu dirujuk ke rumah sakit khusus atau dapat ditangani di rumah," jelas Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto menanggapi.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Iptek

Wabah Corona

Halodoc Hadirkan Kanal Khusus untuk Kesehatan Jiwa

Image

Iptek

Wabah Corona

Gandeng Halodoc, Kominfo Hadirkan Layanan Telemedicine di Aplikasi PeduliLindungi

Image

Iptek

Wabah Corona

Menuju ‘New Normal’, Halodoc Perluas Layanan Rapid Test ke Pekanbaru

Image

Iptek

Wabah Corona

Gandeng RS Mitra Keluarga, Halodoc dan Gojek Sediakan Rapid Test Drive Thru Gratis

Image

Iptek

Wabah Corona

Gandeng Telkomsel, Halodoc Gratiskan Layanan Telemedicine Selama Pandemi

Image

Iptek

Peduli Kesehatan Ibu Hamil di Tengah Pandemi, Halodoc Gandeng POGI Hadirkan Telekonsultasi Kandungan

Image

Iptek

Halodoc Ajak Pengguna Cek Resiko COVID-19 Mandiri Melalui Platform

Image

Iptek

Halodoc Gunakan Big Data untuk Pantau Sebaran Virus

Image

Iptek

Halodoc Gelar Sumpah Non-medis untuk Jaga Kerahasiaan Data Pengguna

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Aplikasi Gmail Akhirnya Support untuk Fitur Utama iPad Ini

Pembaruan ini akan memudahkan tugas di antaranya dalam aplikasi Gmail

Image
Iptek

Yamaha Umumkan 6 Pemenang NMAX Jingle Competition

Seluruh pemenang akan dihubungi langsung oleh pihak Yamaha melalui email.

Image
Iptek

Facebook Berhenti Memberikan Data Pengguna kepada Pemerintah Hong Kong

Undang-undang ini telah mengirimkan gelombang ketakutan pada warga Hong Kong karena mengkriminalkan perbedaan pendapat.

Image
Iptek

Perluas Layanan Antar Makanan, Uber Caplok Saham Postmates

Kabarnya angka pembelian saham Uber ke Postmates sebesar 2.65 Miliar dolar.

Image
Iptek

Kenya Gunakan Aplikasi Khusus untuk Perangi Serangan Hama Belalang

Ribuan belalang tersebut menjadi hama bagi para petani dan pemilik kebun.

Image
Iptek
Wabah Corona

Dibayangi Pandemi, Debut Ford Bronco dan GMC Hummer EV Masih Abu-abu

Pandemi memaksa penyelenggara beberapa pameran mobil tahunan terbesar dunia untuk membatalkannya

Image
Iptek

Inggris Tinjau Kembali Izin Huawei dalam Pembangunan Jaringan 5G

Dowden mengatakan keputusan apa pun akan diumumkan melalui parlemen

Image
Iptek

Menkominfo Minta PT. Telkomsel Investigasi Dugaan Kebocoran Data Denny Siregar

Menkominfo, Johnny G. Plate, minta PT Telkomsel melakukan investigasi internal atas pencurian atau kebocoran data pelanggan seluler.

Image
Iptek

Milenial yang Suka Nonton Drama Korea, Viu Bisa Jadi Pilihan

Serupa Netflix, Viu kini menjadi alternatif pilihan milenial dalam nonton film, khususnya yang suka dengan film maupun drama Korea.

Image
Iptek

Tidak Melarang Total, Prancis Hanya Sarankan Operator untuk Tidak Beralih ke Huawei

Dalam pengembangan 5G banyak negara sekutu AS yang menghentikan peralatan Huawei.

terpopuler

  1. Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

  2. Ancaman Amuba Pemakan Otak Bayangi AS, Warga Dilarang Basuh Hidung Pakai Air Keran

  3. Ditemukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Cepat Menular namun Sakitnya Tak Lebih Parah

  4. Hati-hati! Begini Modus Baru Penjahat di Ruang ATM

  5. Viviane Tidak Pernah Larang Sammy Simorangkir Touring Motor

  6. Pandemi COVID-19, Dokter Tekankan untuk Hilangkan Kebiasaan Tak Sehat

  7. Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungannya dengan Didi Riyadi

  8. Modus Pura-pura Bikin Surat Bebas COVID-19, Pria Berjimat Kelabui ART hingga IRT

  9. Ini 5 Penyebab Kamu Susah Lepas Dari Hutang

  10. Unik dan Kreatif, Cewek Jogja ini Dinamai Dita Leni Ravia Oleh Orang Tuanya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama