Tech

iPhone 13 Diprediksi Gunakan Layar LTPO, Jadi Lebih Hemat Energi 20%

iPhone 13 dikabarkan bakal menggunakan layar LTPO yang dapat menghemat energi hingga 20%


iPhone 13 Diprediksi Gunakan Layar LTPO, Jadi Lebih Hemat Energi 20%
Trio iPhone 11 resmi hadir di pasar ponsel Indonesia, dan dipresentasikan di iBox Central Park Mall Jakarta, Jumat (6/12) (AKURAT.CO / Rizki Sandi S)

AKURAT.CO, Kabarnya, salah satu perubahan terbesar yang hadir pada iPhone terbaru nanti adalah layar LTPO dengan kecepatan refresh 120Hz. Awalnya penggunaan layar LTPO dianggap dapat membantu mengimbangi potensi pengurasan energi dari kecepatan refresh 120Hz, tetapi ternyata manfaatnya lebih efisien dari yang dipikirkan.

Dilansir dari Ubergizmo, Minggu (11/4) laporan baru dari DigiTimes mengatakan bahwa iPhone 13 akan hadir dengan refresh rate 120Hz dan menggunakan layar LTPO. Layar LTPO diklaim bisa menghasilkan konsumsi energi yang lebih rendah sebesar 15-20% dibandingkan dengan iPhone 12.

Alih-alih tampilan menggunakan kecepatan refresh tetap 120Hz, penggunaan layar LTPO akan bisa menyesuaikan antara kecepatan yang lebih rendah ke kecepatan yang lebih tinggi sehingga tergantung kebutuhan. Selain itu, disematkannya chipset A15 juga kemungkinan besar akan menghadirkan efisiensi energi lebih baik. Alhasil, iPhone 13 dapat bertahan lebih lama daripada iPhone 12.

Sebelumnya, beberapa informasi terkait iPhone 13 sudah beredar yang salah satunya tentang bocoran wujud perangkat tersebut. iPhone 13 Pro disebut akan memiliki takik berukuran tinggi 5,35 mm dan lebar 26,8 mm, berbeda dengan iPhone 12 yang berukuran 5,35 mm dan 34,83 mm.

Artinya, takik akan sedikit lebih tinggi tetapi jauh lebih sempit dari sebelumnya. Perubahan ukuran ini disebabkan karena Apple memindahkan speaker lubang suara ke tepi atas bezel, bukan ke dalam takik. Komponen kamera juga kemungkinan telah diatur ulang untuk memaksimalkan penggunaan ruang yang lebih kecil.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu