Olahraga

IOC Tanggapi Kritik "Diplomasi Diam-diam" Penanganan Kasus Peng Shuai

"Semua orang harus berkonsentrasi pada kesejahteraan Peng Shuai dan tidak mencoba menggunakan ini untuk tujuan lain," katanya.


IOC Tanggapi Kritik
Presiden IOC, Thomas Bach melakukan panggilan video dengan Peng Shuai. (IOC)

AKURAT.CO, Ketua Komisi Koordinasi Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Juan Antonio Samaranch menanggapi kritik diplomasi diam-diam yang dilakukan oleh pihaknya terkait penanganan kasus petenis wanita Peng Shuai.

Seperti diketahui sebelumnya, keberadaan Peng Shuai menjadi perhatian dunia internasional setelah hampir tiga pekan “menghilang” di hadapan publik setelah mengunggah sebuah curahan hatinya pada awal November dengan menyebutkan bahwa mantan wakil perdana menteri China, Zhang Gaoli telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya. 

Coba untuk menangani persoalan tersebut, IOC selaku induk Olimpiade internasional melakukan “diplomasi diam-diam” dengan mengumumkan bahwa presidennya, Thomas Bach, telah mengadakan panggilan video 30 menit dengan Peng Shuai. 

Namun, rekaman panggilan itu tetap membuat sejumlah organisasi, termasuk WTA sangat prihatin dengan keselamatan mantan petenis nomor satu dunia di sektor ganda tersebut.

IOC kemudian kembali melakukan panggilan video kedua dengan Peng Shuai pada 2 Desember lalu. Dalam kesempatan itu, keduanya telah menyetujui untuk bertemu secara pribadi pada Januari mendatang.

Kepala Komisi Koordinasi IOC untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Juan Antonio Samaranch, membela pendekatan yang diambil oleh pihaknya hingga saat ini. 

"Jangan hapus diplomasi diam, itu adalah alat yang sangat kuat. Kami berencana untuk tetap berpegang pada itu untuk masalah kaliber itu, kesulitan itu dan kepentingan itu,” kata Samaranch seperti dikutip dari Sky Sports, Rabu (8/12).

Selain itu, Samaranch menilai bahwa situasi polemik Peng Shuai saat ini sudah dipolitisasi oleh berbagai pihak, bukan karena khawatir dengan petenis asal China itu lagi. 

"Semua orang harus berkonsentrasi pada kesejahteraan Peng Shuai dan tidak mencoba menggunakan ini untuk tujuan lain," katanya.

Sumber: Sky Sports