Olahraga

IOC Hormati Keputusan AS Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin 2022 

AS melakukan boikot diplomatik karena genosida berkelanjutan dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Xinjiang, China.


IOC Hormati Keputusan AS Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin 2022 
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku sedang mempertimbangkan pemboikotan diplomatik terhadap Olimpiade Beijing (AP via Republic World)

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akhirnya angkat bicara mengenai sikap Amerika Serikat (AS) yang melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing, China pada Februari mendatang.

Ketua Komisi Koordinasi IOC untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Juan Antonio Samaranch, mengatakan bahwa pihaknya menghormati apapun keputusan yang diambil oleh AS.

“Kami selalu meminta sebanyak mungkin rasa hormat dan intervensi seminimal mungkin dari dunia politik. Kita harus timbal balik. Kami menghormati keputusan politik yang diambil oleh badan-badan politik,” kata Juan Antonio Samaranch Jr, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (8/12).

Diketahui, AS mengumumkan melakukan pemboikotan diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing sebagai tanggapan atas genosida berkelanjutan dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Xinjiang, serta pelanggaran hak asasi manusia lainnya.

"Pemerintahan Biden tidak akan mengirim perwakilan diplomatik atau resmi ke Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade Beijing 2022, mengingat genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan RRC yang sedang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki pada Senin (6/11), seperti dikutip dari AFP.

"Para atlet di tim USA mendapat dukungan penuh kami. Kami akan berada di belakang 100 persen saat kami mendukung mereka dari rumah," lanjutnya.

Menanggapi hal itu, China kemudian menuduh AS telah melakukan posisi dan manipulasi politik, serta mencoba mendiskreditkan keputusan tersebut dengan mengklaim bahwa diplomat Amerika bahkan tidak diundang ke Beijing sejak awal.

"AS harus berhenti mempolitisasi olahraga, dan berhenti mengganggu dan merusak Olimpiade Musim Dingin Beijing, jangan sampai itu mempengaruhi dialog bilateral dan kerja sama di bidang-bidang penting dan masalah internasional dan regional," Juru Bicara Kementerian Luar Neger,i Zhao Lijian,

Langkah boikot diplomatik yang dilakukan AS pun memicu putaran baru perselisihan antara dua ekonomi terbesar dunia dan mendorong Beijing untuk memperingatkan bahwa pihaknya akan "membayar harga" untuk keputusannya tersebut.

Sumber: The Guardian