Ekonomi

Investasi Telkomsel di Gojek, Bakal Buat Telkom Hoki

investasi yang dilakukan oleh Telkomsel di Gojek sudah sangat tepat.


Investasi Telkomsel di Gojek, Bakal Buat Telkom Hoki
Telkomsel dan Gojek memperkuat sinergi melalui keputusan investasi lanjutan dari Telkomsel ke Gojek senilai USD 300 juta (Telkomsel)

AKURAT.CO Baru-baru ini Telkomsel kembali menggelontorkan investasi sebesar US$ 300 juta ke Gojek. Investasi ini merupakan yang kedua. Pada akhir tahun lalu, Anak usaha PT. Telkom Tbk, ini sudah menempatkan investasinya di PT. Karya Anak Bangsa sebesar US$ 150 juta.

Lalu bagaimanakah sebenarnya dampak investasi Telkomsel di Gojek terhadap saham Telkom?

Kartika Sutandi CFA, Co Founder Jarvis Asset Management dalam keterangannya, Selasa (11/5/2021) mengatakan, investasi yang dilakukan oleh Telkomsel di Gojek sudah sangat tepat.

Selain Telkomsel melakukan diversivikasi investasinya yang selama ini hanya di pembangunan konektivitas, maka dengan investasi di Gojek, perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini telah masuk ke ekonomi digital.

Lanjut Kartika, jika Telkomsel tidak investasi di Gojek, maka pertumbuhan pendapatan perseroan dapat terukur, sebab pertumbuhan industri telekomunikasi baik itu di dunia maupun di internasional cenderung flat.

Menurut Kartika saat ini perusahaan yang mengalami pertumbuhan adalah perusahaan new economic yang berkecimpung di industri digital.

"Sehingga sangat tepat jika Telkomsel mulai masuk dan berinvestasi di perusahaan digital. Saya yakin sekali investasi yang dilakukan oleh Telkomsel di Gojek akan memberikan hoki yang besar bagi Telkomsel. Jarvis hingga saat ini berniat untuk masuk ke Gojek dengan nilai Rp 500 miliar. Sampai saat ini tak ada orang yang mau jual saham Gojek ke kita, sehingga Telkomsel yang bisa menempatkan investasinya di Gojek sebesar US$ 450 juta itu merupakan keberuntungan," ungkap Kartika.

Pengamat pasar modal ini berani untuk menempatkan dananya di Gojek lantaran melihat potensi pertumbuhan perusahaan ride hailing asal Indonesia. Apalagi nanti jika rencana merger Gojek dan Tokopedia terwujud. Maka valuasi dari perusahaan teknologi ini akan semakin kinclong.

Dari perhitungan valuasi Gojek dan Tokopedia yang saat ini dimiliki oleh Kartika, masing masing perusahaan memiliki valuasi US$ 10 miliar. Jika Gojek dan Tokopedia berhasil merger dan listing di bursa, maka valuasinya bisa mencapai US$ 40 miliar.

Denny Iswanto

https://akurat.co