News

International Youth Championship 2021 Batal Digelar, Ini Kata Anies!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan batalnya perhelatan International Youth Championship (IYC) 2021.

International Youth Championship 2021 Batal Digelar, Ini Kata Anies!
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan pers usai menjalani pemeriksaan terkait korupsi lahan di Jakarta, Selasa (21/9/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan batalnya perhelatan International Youth Championship (IYC) 2021.

Anies menyebut penundaan dikarenakan adanya penularan varian Omicron di berbagai negara di luar dan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat. 

"Sesuai dengan arah kebijakan pemerintah Republik Indonesia telah diputuskan bahwa seluruh kegiatan olahraga dan kegiatan kebudayaan yang melibatkan orang asing dan berpotensi melibatkan orang banyak tidak diperbolehkan sementara ini," katanya dalam acara konferensi pers secara virtual, Jumat (3/12/2021) malam.

baca juga:

Dia menjelaskan, pandemi Covid-19 di Jakarta sebetulnya tergolong terkendali. Sebab, kasus aktif ada di kisaran 400 dan masih terus melandai. 

Testing dan tracing di Jakarta juga sangat memadai sesuai dengan penilaian dan paramater dari Kementerian kesehatan (Kemenkes). Tetapi langkah kewaspadaan tidak boleh dikendorkan. Terutama dengan berita perkembangan varian Omicron di berbagai tempat di luar negeri.

Dia mengungkapkan, dengan melihat perkembangan varian Omicron di berbagai belahan dunia, serta setelah melakukan rapat dengan pemerintah RI, dan pemerintah provinsi Bali dan pihak-pihak lain maka pihaknya memutuskan IYC yang sedianya dilaksanakan pada tanggal 4-11 Desember 2021 di Bali dan di Jakarta ditunda. 

"Kami mengapresiasi sikap pemerintah pusat yang amat berhati-hati ini. Terutama dalam memilih ekstra ketat menjaga perbatasan untuk sangat ketat membatasi kegiatan dengan peserta dari luar negeri dan juga sangat ketat membatasi kegiatan yang dapat menimbulkan daya tarik bagi publik untuk bisa mengikutinya," ujar Anies.

Anies membenarkan pertimbangan keputusan pemerintah pusat itu. Yakni mencegah potensi penularan varian baru sekecil mungkin. Sehingga keadaan dan penularan virus bisa lebih terkendali di dalam negeri yang saat ini belum terdeteksi adanya varian baru. 

"Memang benar mencegah kebocoran sekecil apapun sejak awal sehingga kita bisa memastikan bahwa kondisi pandemi khususnya terkait dengan Omicron lebih terkendali," ujarnya.