Ekonomi

Insya Allah Laris dan Berkah, Tirulah Prinsip Jadi Pengusaha Sesuai Nabi Muhammad SAW

Jadilah pengusaha seperti Nabi Muhammad SAW. Menjalankan usaha dengan cara baik, benar, dan pastinya sesuai syariat Islam


Insya Allah Laris dan Berkah, Tirulah Prinsip Jadi Pengusaha Sesuai Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW (nu.or.id)

AKURAT.CO Dalam bisnis atau usaha, pasang surut adalah hal biasa. Maka jadilah pengusaha seperti Nabi Muhammad SAW yang baik, benar dan sesuai syariat Islam.

Termasuk meski saat dihantam pandemi Covid-19 selama setahun lebih. Anggap saja ini ujian. Cobaan bagi seluruh umat manusia dan untuk bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bersabar atas kehendak-Nya.

Dalam kondisi ekonomi dan bisnis yang sedang sulit, banyak pengusaha gelap mata. Melakukan berbagai cara jahat maupun menyimpang dari ajaran Islam agar barang dagangannya laris lagi dan omzet naik. Padahal enggak perlu pakai cara tak lazim, bahkan klenik agar bisnis berkembang pesat.

Jadilah pengusaha seperti Nabi Muhammad SAW yang selalu jujur dan amanah dalam menjalankan bisnisnya. Berikut tips sukses berdagang atau berbisnis yang diterapkan Rasulullah:

Bersikap jujur

Jujur merupakan salah satu sifat Nabi Muhammad SAW. Yakni Shiddiq yang berarti jujur. Rasulullah selalu jujur dalam perkataan maupun perbuatannya, termasuk saat berdagang atau berbisnis.

Tidak pernah beliau berbohong dan bersikap munafik. Apalagi mengurangi berat timbangan barang. Misalnya jualan 1 kg gula, ya benar-benar takarannya 1 kg. Tidak kurang, bahkan Rasulullah selalu melebihkan.

Kalau barang bagus, pasti beliau pun juga akan bilang bagus. Jelek dibilang jelek. Maka dari itu, Baginda Nabi dijuluki Al Amin, artinya orang yang bisa dipercaya.

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya para pedagang (pengusaha) akan dibangkitkan pada hari kiamat sebagai para penjahat, kecuali pedagang yang bertakwa kepada Allah, berbuat baik dan jujur.” (HR.Tirmidzi).

Sumber: Cermati.com

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu