Tech

Instagram Bikin Fitur Baru Atasi Konten Sensitif

Instagram Buat Fitur Baru Atasi Konten Sensitif


Instagram Bikin Fitur Baru Atasi Konten Sensitif
Instagram (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Instagram membuat fitur baru yang dapat mengontrol konten sensitif dalam platformnya. Ini sering terjadi saat pengguna membuka laman Explore untuk melihat apapun yang sedang tren dan viral.

Mengutip dari CNN, Rabu, (21/7/2021), Platform media sosial tersebut membuat alat baru yang disebot 'Kontrol konten sensitif'. Ini memberikan pengguna opsi untuk menekan ke atas atau ke bawah jumlah konten yang berpotensi keberatan yang muncul di Jelajahi.

Sebelumnya, Instagram mengandalkan satu set pedoman rekomendasi untuk memastikan pengguna agar tidak melihat konten yang berpotensi mengganggu atau menyinggung di Explore. Namun, dengan alat baru ini, pengguna dapat memilih untuk menyimpan pengaturan default, yaitu untuk mengurangi jumlah konten sensitif tersebut yang ditunjukkan. Mereka yang berusia di atas 18 tahun juga akan memiliki opsi untuk memungkinkan semua posting dianggap sensitif.

Sementara itu, kebijakan moderasi konten Instagram melarang jenis-jenis konten bermasalah tertentu, termasuk pidato kebencian dan pelecehan. Opsi 'konten sensitif' baru ini berkaitan dengan posting yang bersifat seksual atau kekerasan yang mungkin dilakukan beberapa pengguna. Ini tentu melanggar aturan konten aplikasi.

Dengan alasan itu, Instagram menambahkan alat baru untuk membiarkan pengguna mengontrol seberapa banyak konten sensitif muncul di halaman penjelajahan mereka.

"Kami menyadari bahwa setiap orang memiliki preferensi yang berbeda untuk apa yang ingin mereka lihat di Jelajahi, dan kontrol ini akan memberi orang lebih banyak pilihan atas apa yang mereka lihat," kata Facebook (FB) dalam keterangan tertulisnya.

Facebook mengungkapkan bahwa Instagram berupaya mengatasi kekhawatiran tentang moderasi konten dan kesejahteraan pengguna. Pengguna dapat mengakses fitur baru di menu Pengaturan pada profil Instagram mereka dengan pergi ke "Akun" dan kemudian untuk 'kontrol konten sensitif'.

Sebelumnya, Instagram juga meluncurkan opsi untuk menyembunyikan suka dan kemampuan bagi pengguna untuk membatasi pengikut tertentu dari berinteraksi dengan akun mereka. Terlebih, Facebook saat ini memerangi kritik karena gagal mencegah penyebaran jenis konten bermasalah tertentu yaitu, informasi yang salah tentang pandemi dan vaksin Covid-19.[]