News

Insentif Nakes Belum Cair, Fadli Zon Bandingkan dengan Kondisi Inggris

Pemerintah Inggris menambah gaji tenaga kesehatan (Nakes) hingga 3 persen di tahun ini.


Insentif Nakes Belum Cair, Fadli Zon Bandingkan dengan Kondisi Inggris
Anggota DPR RI Fraksi Partai gerindra Fadli Zon

AKURAT.CO, Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memberikan sindiran setelah dirinya melihat pemberitaan mengenai Pemerintah Inggris yang akhirnya menambah gaji tenaga kesehatan (Nakes) hingga 3 persen di tahun ini.

Fadli Zon lantas membandingkannya dengan di Indonesia, dimana jelas berbeda dengan Inggris.

Nakes di masa pandemi ini menjadi sosok garda terdepan dalam penanganan Covid-19, tapi ia menilai insentif nakes masih belum terbayarkan oleh pemerintah Indonesia.

"Di Inggris, nakes dianggap sebagai pahlawan sepanjang pandemi yang merawat dan menyelamatkan banyak nyawa. Untuk menghargai kontribusi luar biasa ini gaji nakes dinaikkan 3% tahun ini. Sementara di sini, masih banyak insentif nakes belum dibayar. Ada apa?" tulis Fadli sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @fadlizon pada Jumat (23/7/2021).

Cuitan Fadli Zon lantas dibanjiri komentar dari netizen. Mereka menyoroti jabatan Fadli Zon yang juga sebagai anggota DPR.

"Bapak sebagai anggota dewan sudah lakukan apa? Sudah nanyain menteri yang bersangkutan kah? Sudah push mereka kah? Kan anggota dewan wakil rakyat, wakili lah untuk nanya-nanya dan follow up. Panggil menterinya kek, panggil pelaksananya kek. Kalo cuman nanya di twitter ya kita juga bisa," ujar @HariIniWinda.

"Ada apa?? Ya coba tanya langsung lah,partai anda kan dapet jatah menteri terus anda juga jadi anggota DPR. Jangan cosplay terus jadi oposisi lah..heuu," tulis @garinp4.

"Ini nih yang aneh, orang DPR, punya akses buat bertanya, malah nanya di medsos.. kalau kita yang ga punya akses mah wajar.. terus buat apa ada di dalam DPR kalo masih nanya di sosmed? :(" kata @Randiepraharsa.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Inggris menambah gaji tenaga kesehatan (Nakes) hingga 3 persen, hal ini disampaikan PM Inggris Boris Johnson melalui akun media sosial Twitter pribadi.

"Our NHS staff have been heroic throughout the pandemic, providing care and saving lives. (Staf NHS kami telah menjadi pahlawan selama pandemi, memberikan perawatan dan menyelamatkan nyawa)," tulis @BorisJohnson.

Boris mengatakan bahwa pahlawan selama pandemi ini adalah tenaga kesehatan. Maka dari itu, untuk menghargai kerja keras mereka Inggris menaikan gaji hingga 3 persen.

"To recognise the extraordinary contribution they have made they are receiving a 3% pay rise this year. (Untuk mengakui kontribusi luar biasa yang telah mereka buat, mereka menerima kenaikan gaji 3% tahun ini," katanya.[]