Ekonomi

Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Genjot Transaksi UMKM Jawa Barat Lebih dari 2 Kali Lipat Selama 2021

Kategori Makanan dan Minuman, Kesehatan dan Perawatan Diri, Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Kecantikan hingga Rumah Tangga alami peningkatan paling tinggi.


Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Genjot Transaksi UMKM Jawa Barat Lebih dari 2 Kali Lipat Selama 2021
Virtual Media Gathering Tokopedia Jawa Barat. Tokopedia pada Rabu (19/1/2022) menyelenggarakan virtual media gathering dengan tema Wilujeng Sumping 2022, UMKM Jawa Barat Semakin Juara Bareng Tokopedia. Acara ini juga dihadiri oleh Head of Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Trian Nugroho bersama External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya serta Pemilik Usaha Brookies, Salsa Wigati dan Pemilik Usaha Nokha, Nopi Herlina Nadzic. (FOTO/Tokopedia)

AKURAT.CO, Tokopedia terus mengencarkan Inisiatif Hyperlocal. Inisiatif ini telah membawa sederet dampak positif di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat. Lihat saja, transaksi UMKM Jawa Barat di platform e-commerce ini meningkat hampir dua kali lipat selama 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. 

“Kategori Makanan dan Minuman, Kesehatan dan Perawatan Diri, Ibu dan Anak serta Fesyen Anak, Kecantikan hingga Rumah Tangga mengalami peningkatan transaksi paling tinggi di Jawa Barat selama 2021,” ujar Head of Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Trian Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO di Jakarta, Kamis (20/1/2022). 

Program turunan inisiatif Hyperlocal seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP), Digitalisasi Pasar, Sekolah Kilat Seller, Tokopedia Nyam dan masih banyak lainnya, merupakan upaya Tokopedia untuk mendekatkan pembeli dengan penjual terdekat. 

baca juga:

“UMKM lokal di seluruh penjuru Indonesia, termasuk Brookies dan Nokha, bisa punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh. Jadi tidak perlu pindah ke ibukota untuk menjadi juara,” tambah Trian. 

Brookies, Artisan Soft Cookies dengan Ragam Rasa Unik Buatan Milenial Jabar 

Meski harus tertunda bekerja di luar negeri karena pandemi, Salsa Wigati (26) memulai bisnis brownies dan cookies yang diberi nama Brookies pada awal Maret 2020. Kondisi pandemi justru menjadi jalan bagi Salsa untuk menciptakan peluang lewat teknologi. 

Pemilik Brookies, Salsa Wigati. Memulai bisnis brownies dan cookies yang diberi nama Brookies pada awal Maret 2020. Kondisi pandemi justru menjadi jalan bagi Salsa untuk menciptakan peluang lewat teknologi. (FOTO/Tokopedia)

“Sejak bergabung Tokopedia pada Juli 2020, omzet Brookies bisa mencapai hingga Rp20 juta setiap bulannya. Pelanggan pun meluas hingga Aceh, Riau dan Kalimantan,” ujarnya. 

Salsa pun terus berinovasi dengan memproduksi varian rasa baru, seperti klepon cookies, goguma cookies, cookie monster, rose cookies, Cinnamon cookies dengan topping biskuit atau cookies dengan tema hari raya Idul Fitri dan Natal. 

Sejak bergabung Tokopedia pada Juli 2020, omzet Brookies bisa mencapai hingga Rp20 juta setiap bulannya. Pelanggan pun meluas hingga Aceh, Riau dan Kalimantan. Salsa pun juga rajin memanfaatkan fitur flash sale dan mengikuti kampanye Tokopedia Nyam. Dari kampanye tersebut, Brookies bahkan bisa menerima pesanan hingga 70 paket cookies dalam waktu 1 jam. (FOTO/Tokopedia

Salsa juga rajin memanfaatkan fitur flash sale dan mengikuti kampanye Tokopedia Nyam. “Dari kampanye tersebut, Brookies bahkan bisa menerima pesanan hingga 70 paket cookies dalam waktu 1 jam," tambah Salsa. 

Nokha, Berdayakan Perempuan Hingga Difabel Ciptakan Sepatu Lokal 

Nokha adalah contoh UMKM Jabar lainnya yang terus beradaptasi lewat teknologi di masa pandemi. Didirikan oleh Nopi Herlina Hadzic (33) pada 2012, Nokha menawarkan beragam produk fesyen lokal mulai dari sepatu, jaket, kaos dan aksesoris lainnya dengan beragam warna. 

Pemilik Nokha, Nopi Herlina Hadzic. Nokha adalah contoh UMKM Jabar lainnya yang terus beradaptasi lewat teknologi di masa pandemi. Didirikan oleh Nopi Herlina Hadzic pada 2012 yang menawarkan beragam produk fesyen lokal mulai dari sepatu, jaket, kaos dan aksesoris lainnya dengan beragam warna. (FOTO/Tokopedia)

Bermodal awal dari uang saku kuliah dan sempat mengalami banyak kesulitan mulai dari alami penipuan dan barang dagangan dibawa kabur, namun Nopi terus bangkit untuk tetap mempertahankan usahanya. 

Nokha rutin mengikuti kampanye Waktu Indonesia Belanja (WIB) Lokal. Transaksi penjualannya meningkat hingga 3x lipat. Nokha pernah memproduksi 800 pesanan dalam waktu 2 hari ketika mengikuti kampanye #BersebelasMelangkahBareng Tokopedia,” tambah Nopi. 

Nokha rutin mengikuti kampanye Waktu Indonesia Belanja (WIB) Lokal. Transaksi penjualannya meningkat hingga 3x lipat. Nokha pernah memproduksi 800 pesanan dalam waktu 2 hari ketika mengikuti kampanye #BersebelasMelangkahBareng Tokopedia hingga mampu mempekerjakan lebih dari 150 karyawan yang hampir 80%nya adalah ibu rumah tangga hingga rekan difabel. (FOTO/Tokopedia)

Melalui Nokha, kini Nopi mampu mempekerjakan lebih dari 150 karyawan yang hampir 80%nya adalah ibu rumah tangga hingga rekan difabel. Nopi pun berbagi kiat sukses dalam menjalankan usaha. “Jangan takut gagal dan harus selalu ikuti perkembangan zaman,” pesan dia. []