News

Inilah Beda Operasi Damai Cartenz dan Rasaka Cartenz

Operasi Damai Cartenz dimulai pada 17 Januari dan berakhir 31 Desember 2022. Sedangkan, Operasi Rasaka Cartenz akan digelar pada 3 Februari sampai 31 Desember 2022.


Inilah Beda Operasi Damai Cartenz dan Rasaka Cartenz
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (tengah) (Anisha/Akurat.co)

AKURAT.CO, Polri resmi mengganti nama Operasi Satgas Nemangkawi menjadi Operasi Damai Cartenz. 

Selain menggelar Operasi Damai Cartenz, Polri juga akan menggelar Operasi Rastara Samara Kasih (Rasaka) Cartenz.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan Operasi Damai Cartenz dimulai pada 17 Januari dan berakhir 31 Desember 2022. Sedangkan, Operasi Rasaka Cartenz akan digelar pada 3 Februari sampai 31 Desember 2022.

baca juga:

Lalu apa yang membedakan Operasi Damai Cartenz dengan Operasi Rasaka Cartenz?

Ramadhan menjelaskan tim Operasi Damai Cartenz melibatkan 1.925 personel, terdiri dari Mabes Polri, Polda Papua dan Mabes TNI dengan 110 personel TNI. Sedangkan, Operasi Rasaka hanya diawaki oleh personel dari Polda Papua dan Polres dengan 425 personel.

“Di situ letak perbedaannya, dari segi personel operasi Damai Cartenz ini merupakan operasi kewilayahan yang di-backup Mabes Polri dan TNI. Sedangkan Operasi Rasaka itu operasi kewilayahan, personelnya Polda Papua,” ujar Ramadhan.

"Kemudian wilayah operasi kalau Operasi Damai Cartenz wilayah operasi di lima Polres. Wilayahnya Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nduga, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak Ilaga. Kenapa wilayah ini dari data statistik lima wilayah yang kekerasan oleh KKB. Sedangkan Operasi Rasaka ada 23 wilayah Polres," sambungnya.

Selanjutnya, Operasi Damai Cartenz mengedepankan fungsi pembinaan masyarakat (Binmas), intel dan humas, juga didukung Satgas Penegakkan Hukum (Gakkum). Hal ini untuk mengantisipasi gangguan keamanan yang dilakukan KKB.

“Satgas Gakkum ini akan turun untuk menegakkan hukum. Namun bila tidak, yang dikedepankan pola persuasif dan preventif. Sedangkan Operasi Rasaka Cartenz hanya didukung pola persuasif dan preentif tanpa Gakkum,” ujarnya.