News

Ini yang Terjadi Jika Nasdem Capreskan Anies Bersama PKS

Basis pemilih Nasdem merupakan kaum nasionalis, islam moderat, serta kaum minoritas


Ini yang Terjadi Jika Nasdem Capreskan Anies Bersama PKS
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kiri) bersiap memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Nasdem Tower, Jakarta, Rabu (22/6/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pemerhati politik Rustam Ibrahim memprediksi suara Partai Nasdem akan turun apabila berkoalisi dengan PKS mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Hal itu dilontarkan Rustam lewat akun Twitter @RustamIbrahim di tengah hangatnya isu Partai Nasdem merekomendasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sebagai salah satu dari tiga bakal calon presiden (bacapres).

"Jika Nasdem berkoalisi PKS usung Anies Baswedan sebagai capres, maka prediksi saya suara Nasdem akan turun, sedangkan suara PKS akan naik, "tulis Rustam sebagaimana dikutip redaksi, Senin (27/6/2022).

baca juga:

Menurut Rustam, basis pemilih partai besutan Surya Paloh merupakan kaum nasionalis, Islam moderat, serta kaum minoritas. Sehingga kurang pas jika bersatu dengan PKS. 

"Kenapa? Karena pemilih Nasdem mayoritas kaum nasionalis+Islam moderat+kaum minoritas; yang tidak setuju akan pilih partai lain," imbuh Rustam.

Sebagaimana diketahui, Partai Nasdem membuka kemungkinan menyepakati kerja sama dengan PKS.

Namun, sinyal koalisi tersebut enggan dinyatakan secara gamblang oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh usai bertemu dengan pengurus PKS di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu pekan lalu.

"Ah kemungkinan itu ada (kerja sama koalisi dengan PKS), itu jelas itu. (Tapi) kita belum tahu kapannya," ujar Surya.[]