Rahmah

Ini yang Dilakukan Rasulullah di 10 Hari Terakhir Ramadan, Yuk Teladani

Amalan bulan puasa 10 hari terakhir


Ini yang Dilakukan Rasulullah di 10 Hari Terakhir Ramadan, Yuk Teladani
Kaligrafi Rasulullah saw (flickr.com)

AKURAT.CO Puasa Ramadan adalah puasa yang istimewa di sisi Allah. Orang yang berpuasa akan mendapatkan banyak ampunan, rahmat, dan keberkahan yang tak terhingg.

Orang yang berpuasa manakala bangun pada malam hari dengan dasar keimanan dan mengharap ampunan maka akan diampuni dosa-dosa yang pernah dilakukan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (مُتَّفَقٌ عَلَيْه)   

Artinya: “Barangsiapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar (dengan shalat dan berbagai ibadah) dengan dilandasi keimanan dan niat semata mengharap ridla Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang yang telah lalu” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).  

Lalu, apa yang dilakukan Rasulullah di 10 hari terakhir bulan Ramadan? Dalam salah satu hadits disebutkan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ ، أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ، وَجَدَّ، وَشَدَّ الْمِئْزَرَ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ)   

Artinya: "Maknanya: “Adalah Rasulullah apabila sepuluh malam terakhir Ramadhan telah tiba, beliau menghidupkan malam dengan shalat dan berbagai ibadah, membangunkan keluarganya untuk shalat malam dan ibadah-ibadah yang lain, bersungguh-sungguh dalam beribadah melebihi apa yang biasanya dilakukan dan tidak menggauli istri-istrinya” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Itulah yang dilakukan oleh Nabi pada 10 hari terakhir bulan puasa Ramadan. Yuk, teladani apa yang beliau contohkan. Semoga kita mendapatkan pahala yang agung selama 10 hari terakhir Ramadan ini. Amin.[]

Sumber: NU Online

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu